Dishub Sampang Terkesan Mlempem, Parkir Liar Dibiarkan

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2020 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Dinas Perhubungan Kab. Sampang. Dokumentasi; parkir liar yang menggunakan hampir separuh jalan.

Kantor Dinas Perhubungan Kab. Sampang. Dokumentasi; parkir liar yang menggunakan hampir separuh jalan.

Sampang || Rega Media News

Maraknya parkir liar di Kabupaten Sampang, Madura, sangat berdampak buruk bagi pengguna jalan, diantaranya parkir liar yang ada dibeberapa wilayah kecamatan, salah satunya disekitar pasar tradisional di Kecamatan Omben.

Setiap hari pasaran yakni hari Senin dan Kamis, tidak heran jika pengguna jalan harus mengalami kemacetan yang berlarut-larut. Hal itu terjadi selain adanya PKL bandel dan adanya parkir liar yang menggunakan separuh jalan.

Ironisnya, adanya parkir liar tersebut bukan baru-baru ini, melainkan sudah lama terjadi, namun hingga saat ini terkesan adanya pembiaran oleh dinas terkait yakni Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang.

Saat dikonfirmasi Kabid Hubungan Darat Dishub Kab. Sampang Moh. Chotibul Umam berdalih pihaknya sudah kerap kali melakukan penertiban terhadap parkir liar yang ada dibeberapa wilayah kecamatan, salah satunya parkir liar yang ada disekitar pasar tradisional di Kecamatan Omben.

Baca Juga :  Lapas Narkotika Pamekasan Perketat Penerimaan Napi Baru

“Tak hanya parkir liar di wilayah Omben, di pasar tradisional di kecamatan lainnya pun staff kami juga sering memberikan imbauan serta larangan untuk tidak melakukan parkir liar, karena berdampak terjadinya kemacetan,” ujarnya kepada regamedianews.com, Rabu (22/7/20).

Seharusnya, kata Chotibul Umam, dalam hal ini bukan hanya ranah Dishub, melainkan harus ada sinergitas antara Muspika di wilayah kecamatan masing-masing, temasuk dari pihak Satpol PP dan Dinas Perdagangan.

“Untuk penertibannya ini seharusnya juga dilakukan oleh Satpol PP koordinasi dengan pihak Dinas Perdagangan dan pihak kecamatan, karena di kantor kecamatan juga ada bidang Trantib. Jadi, kami yang seharusnya dimintai bantuan oleh pihak-pihak terkait tersebut,” ucapnya.

Menurut Chotibul Umam, pihaknya akan berkordinasi dengan Muspika dimasing-masing kecamatan agar bersinergi untuk melakukan penertiban terhadap para parkir liar dan PKL yang bandel, karena banyak lahan didepan pasar yang seharusnya dijadikan tempat parkir, melainkan digunakan para PKL.

Baca Juga :  Buntut Unras PT CMI, Kapolsek Benowo Imbau Para Sopir Tak Terpancing

“Didepan pasar itu (badan jalan, red) sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk tempat parkir, tapi tidak harus menggunakan separuh jalan, dengan begitu setidaknya bisa mengurangi kemacetan. Namun yang tejadi dibawah, badan jalan tersebut ditempati PKL dan parkir melebar kedepan pekarangan rumah warga,” tandasnya.

Disinggung tekait parkir liar yang menggunakan separuh jalan, Chotibul Umam berdalih sudah melakukan imbauan dan larangan, namun para oknum juru parkirnya (jukir) yang membandel dan tidak mengindahkannya.

“Ujung-ujungnya bisa terjadi pertengkaran, karena urusan rezeki masing-masing orang. Nanti kami akan koordinasi lagi dengan dinas terkait dan pihak Muspika agar tidak ada parkir liar, terlebih di Omben. Jangankan hari pasaran, disana itu hari biasa pun kerap terjadi kemacetan,” pungkasnya. (red)

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB

Caption: petugas kesehatan tengah memberikan pelayanan cek kesehatan kepada warga, dalam kegiatan CKG yang digelar PCNU Sampang, (dok. foto istimewa).

Sosial

PCNU Sampang Gandeng Dinkes Layani Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 31 Jan 2026 - 13:03 WIB

Caption: Wakil Ketua DPRD Tulungagung pose dengan pihak Diskominfo Bangkalan usai agenda studi banding, (sumber foto: laman resmi Pemkab Bangkalan).

Daerah

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:48 WIB

Caption: anggota Persit Kodim 0827 Sumenep bersama Bhayangkari Polres Sumenep saat donor darah, (sumber foto. Media Center Sumenep).

Sosial

Persit Kodim 0827 Sumenep Kompak Donor Darah

Jumat, 30 Jan 2026 - 19:44 WIB