Seorang Suami di Jombang Bunuh Istrinya Dengan Sadis

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2020 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka (S) saat diamankan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Mojowarno.

Tersangka (S) saat diamankan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Mojowarno.

Jombang || Rega Media News

Sembilan tahun lamanya, S (49 th) warga Dusun Ngenden, Desa Rejoslamet, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, mengadu nasib di negeri orang, yakni di Amerika Serikat, berharap demi menafkahi istri dan anak tercintanya.

Namun nasib berkata lain, rasa rindu yang seharusnya telah menggunung karena sembilan tahun berpisah, justru mengantarkan mereka pada peristiwa berdarah yang mengakibatkan kematian sang istri yakni SE (49 th) ditangan sang suami.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat malam (31/7/20), keduanya cekcok hebat diduga karena sang suami cemburu kepada sang istri, seperti yang disampaikan Kapolsek Mojowarno AKP Yogas.

Baca Juga :  Menteri Pertanian Puji Produksi Jagung Gorontalo

“Dugaan sementara suami cemburu,” ujarnya, Sabtu (1/8/20).

Yogas menjelaskan, bahwa biduk rumah tangga keduanya, sudah mulai bermasalah sejak kedatangan sang suami, sekitar empat bulan lalu.

Saat itu sang suami mulai menanyakan hasil uang kirimannya selama 9 tahun bekerja di perantauan, namun sang istri diduga tidak menjelaskan secara gamblang, hingga akhirnya percekcokan tak dapat dihindari, bahkan sang istri diduga meminta cerai kepada sang suami.

“Nah, dari situlah mereka kerap cekcok. Pelaku curiga ada orang ketiga dalam rumah tangganya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Polisi Akan Panggil Saksi Kasus Asusila Oknum Kepsek di Bangkalan

Kemudian lanjut Yogas, pada Jumat malam, terjadilah peristiwa berdarah, yakni S menghabisi istrinya dengan sadis.

Perempuan yang tinggal di Dusun Ngenden itupun meregang nyawa setelah begitu banyaknya darah yang keluar akibat sabetan golok dari lelaki yang tak lain adalah suaminya.

“Korban meninggal disebabkan senjata tajam. Kami mengamankan barang bukti sebilah parang,” jelasnya.

Kekalapan S tak berhenti sampai disitu, pria berkepala plontos itupun berusaha membacok anaknya N (19 th) yang sedang berada dilantai dua rumahnya. (rd)

Berita Terkait

Polantas Sampang Ringkus Pria Bawa Kabur Motor Curian
Pengacara Korban Pengeroyokan Petugas SPBU Camplong Ultimatum Polres Sampang
Dua Tersangka PETI di Gorontalo Positif Nyabu
Sampang Rawan Pencurian Sepeda Motor
Mau Ditangkap, Maling di Sampang ‘Ngumpet’ Dibawah Ranjang
Resmob Pamekasan Kembali Ciduk Satu Pelaku Penganiayaan
Nyolong !, Pria Pangelen Sampang Berujung Masuk Bui
Kejari Pamekasan Musnahkan 41 BB Pidana Umum

Berita Terkait

Rabu, 26 November 2025 - 20:41 WIB

Polantas Sampang Ringkus Pria Bawa Kabur Motor Curian

Selasa, 25 November 2025 - 18:18 WIB

Pengacara Korban Pengeroyokan Petugas SPBU Camplong Ultimatum Polres Sampang

Minggu, 23 November 2025 - 12:20 WIB

Dua Tersangka PETI di Gorontalo Positif Nyabu

Sabtu, 22 November 2025 - 20:41 WIB

Sampang Rawan Pencurian Sepeda Motor

Jumat, 21 November 2025 - 19:39 WIB

Mau Ditangkap, Maling di Sampang ‘Ngumpet’ Dibawah Ranjang

Berita Terbaru

Caption: mengenaskan, kepala korban terjepit drum mixer truk molen dan berlumuran darah, (dok. Yusrianto, Rega Media).

Peristiwa

Pekerja Proyek di Gorontalo Utara Tewas Mengenaskan

Minggu, 30 Nov 2025 - 20:05 WIB

Caption: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menerima piagam penghargan kabupaten terbaik dalam penerapan keterbukaan informasi publik, (dok. Kursi, Rega Media).

Daerah

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025

Minggu, 30 Nov 2025 - 12:02 WIB

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB