Rencana Program SSR Diklaim Turunkan Angka Kemiskinan di Sampang

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2020 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kab. Sampang (Yuliadi Setiawan) saat diwawancara awak media.

Sekda Kab. Sampang (Yuliadi Setiawan) saat diwawancara awak media.

Sampang || Rega Media News

Sebagai upaya untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Sampang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat berencana akan meluncurkan program Sampang Smart Room (SSR) dengan cara menyelaraskan data.

Pasalnya, sejauh ini data kemiskinan di Sampang tidak selaras, sehingga dengan adanya SSR ini nantinya semua data kemiskinan di masing-masing OPD akan sama.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan mengatakan, kedepan pihaknya berencana untuk meluncurkan SSR dibawah naungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat, petugas administrasi dan operator bekerja untuk menyelaraskan data kemiskinan pada awal tahun 2021.

Baca Juga :  Orkes Dangdut di Camplong Sampang Tabrak Rekom Satgas Covid-19

“Untuk pengoperasian SSR itu nantinya akan melibatkan pemerintah desa, sehingga pihak desa lebih proaktif melakukan pendataan penduduk secara maksimal, melalui jaringan internet yang telah tersedia di setiap desa,” katanya. Rabu (26/08/2020).

Lebih lanjut, Yuliadi Setiawan mengungkapkan, rencana tersebut didasari Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat melakukan monitoring ke bawah banyak masyarakat miskin yang tidak terdata untuk dapat bantuan.

“Kemiskinan bisa berubah setelah masyarakat memenuhi kebutuhannya. Jadi, dengan pemanfaatan jaringan internet desa nanti bisa mengupdate data kemiskinan di program SSR ini,” ungkapnya.

Selain itu, Yuliadi menuturkan, peluncuran SSR ini nantinya tidak hanya untuk meminimalisir adanya kerancuan data kemiskinan, Namun, juga data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Sampang.

Baca Juga :  KBM Gampong Batu Itam Santuni Anak Yatim

“Program SSR ini sangat penting di Sampang, jika ada masyarakat yang ingin tahu keakuratan data kepedndudukan, kemiskinan dan data IPM nantinya cukup hanya satu pintu,” klaimnya.

Yuliadi menambahkan, program SSR Sampang akan bisa mengurangi kemiskinan. Sebab, nanti ketika data itu akurat maka masyarakat bisa terdata dan bisa menerima bantuan.

“Kalau data dari bawah salah maka ke atas dan seterusnya data itu akan salah, jadi ini tidak boleh dibiarkan,” pungkasnya. (adi/har)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB