Akibat Covid-19, Ribuan Pekerja di Bandung Kehilangan Pekerjaannya

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2020 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Bandung || Rega Media News

Selama pandemi Covid-19 berlangsung, selain mengganggu kesehatan juga berdampak pada ribuan orang di Kota Bandung yang mulai kehilangan pekerjaan, karena banyak perusahaan yang gulung tikar atau melakukan rasionalisasi karyawan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung, Arief Syaifudin mengatakan, sejauh ini sekira 9.200 warga kota Bandung kehilangan pekerjaan. Diantara mereka ada yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK), dan dirumahkan sementara.

Baca Juga :  Kasatlantas Polres Pamekasan; Banyak Masyarakat Kurang Menyadari Pentingnya Bermasker

“Jadi dari 9.200 orang ber-KTP kota Bandung itu yang di-PHK-nya itu ada 3.396 orang. yang dirumahkan 5.804 orang,” kata Arief, Kamis (27/8/20).

Dikatakan Arief, pihaknya sudah berusaha membantu para korban PHK ini untuk gabung dalam program kartu prakerja dari pemerintah pusat.

Lebih lanjut ia menyebutkan pemerintah pusat memberikan stimulus bagi para pekerja yang terdaftar aktif di BPJS ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Dua Peserta Tes SKB CPNS Sampang Terancam Gugur

Hasil koordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, tercatat sebanyak 247.900 sudah mengirimkan nomor rekening kepada BPJS Ketenagakerjaan dan tinggal menunggu verifikasi dari kementerian ketenagakerjaan.

“Hasil dari kami koordinasi dengan Jamsostek, yang sudah menyampaikan rekening itu di angka 247.900,” terangnya. (wie/agil)

Berita Terkait

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma
Usulan Strategis Omben Fokuskan Revitalisasi Puskesmas dan Perbaikan Jalan
Musrenbang Camplong: Sentil Kelangkaan Pupuk Ditengah Program Gizi
Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan
Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP
Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:40 WIB

Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:56 WIB

Usulan Strategis Omben Fokuskan Revitalisasi Puskesmas dan Perbaikan Jalan

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:45 WIB

Musrenbang Camplong: Sentil Kelangkaan Pupuk Ditengah Program Gizi

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:18 WIB

Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan

Berita Terbaru

Caption: Pj Pemimpin Cabang BRI Bangkalan, Dwi Floresvita RA, secara simbolis menyerahkan klaim asuransi nasabah, (dok. foto istimewa).

Ekonomi

Ahli Waris Nasabah BRI Bangkalan Terima Santunan Rp52 Juta

Selasa, 3 Feb 2026 - 23:58 WIB

Caption: Wakapolres Bangkalan Kompol Hosna Nurhidayah, sematkan pita kepada anggota Polantas sebagai tanda dimulainya Operasi Keselamatan Semeru 2026, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Operasi Keselamatan: Polres Bangkalan Tekan Angka Kecelakaan

Selasa, 3 Feb 2026 - 17:50 WIB