Tanyakan Bimtek AKD ke Banyuwangi, Gabungan Aktivis Luruk DPMD Sampang

- Jurnalis

Senin, 14 September 2020 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Audiensi dari Aliansi Damai Pantura (ADP) dengan pihak DPMD.

Audiensi dari Aliansi Damai Pantura (ADP) dengan pihak DPMD.

Sampang || Rega Media News

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Aliansi Damai Pantura (ADP) ngeluruk Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Madura, Senin (14/09/2020).

Kedatangan ADP ke DPMD ini guna mempertanyakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas Kepala Desa (Kades) dan study banding ke dua desa yakni, Tamansuruh, Kecamatan Glagah dan Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada tanggal 27 hingga 30 Agustus lalu.

Koordinator ADP Mohni mengatakan, kecewa dengan hasil audensi saat ini. Pasalnya, pihak DPMD tidak menghadirkan perwakilan AKD Sampang.

Selain itu, kedatangan pihaknya untuk mengklarifikasi kegiatan Bimtek ke Banyuwangi lalu yang menghabiskan anggaran senilai Rp 900 juta dan programnya tidak di aplikasikan di desa.

Baca Juga :  Oded: Masyarakat Bandung Akan Mendapatkan Pelayanan Nyaman di Kelurahan

“Kami mengkalkulasi adanya penggunaan dana sekitar Rp. 900.000.000 yang terkumpul dari seluruh peserta yang diambilkan dari Alokasi Dana Desa (ADD) di setiap desa membayar Rp 5 juta. Dan anggaran ini tidak tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) melalui hasil Musrenbangdes,” katanya.

Lebih lanjut, Mohni mengatakan, pihaknya akan terus memantau dan meminta surat pertanggungjawaban kegiatan tersebut. Jika kegiatan ini nanti ditemukan adanya penyimpangan akan melaporkan kepada Kejaksaan Tinggi.

“Kami kecewa dengan DPMD yang tidak menghadirkan perwakilan Asosiasi Kepala Desa (AKD), dan dalam waktu dekat akan melayangkan surat audiensi yang kedua untuk kembali meminta agar menghadirkan perwakilan pemerintahan desa memberikan keterangan resmi,” pungkasnya.

Baca Juga :  Nonaktifkan Ribuan PBID, Warga Datangi Dinkes Bangkalan

Sementara, Plt Kepala Dinas PMD Kabupaten Sampang, Suhanto mengatakan, manfaat kegiatan tersebut untuk meningkatkan kapasitas kepala desa dengan cara menimba ilmu lewat study banding ke dua desa di Banyuwangi. Yakni, potensi Desa Agro Wisata di Tamansuruh dan potensi Bumdes di Tamansari.

“Anggaran Bimtek ini memang benar di ambilkan dari ADD dan DPMD hanya memfasilitasi permintaan dari setiap kepala desa, kalau disuruh bayar uang pribadi sulit untuk terealisasi kegiatan ini,” ujarnya. (adi/har)

Berita Terkait

Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang
Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025
Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif
Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal
“Gulung Tikar” SDN Batuporo Timur 1 Sampang Tinggal Menunggu Waktu
Musrenbang RKPD 2027, Bupati Sampang: UHC Tetap Prioritas
Luthfiadi Nahkodai JMP: Tekankan Pers Bermartabat
Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:42 WIB

Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:36 WIB

Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:02 WIB

Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:07 WIB

Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal

Senin, 26 Januari 2026 - 22:26 WIB

“Gulung Tikar” SDN Batuporo Timur 1 Sampang Tinggal Menunggu Waktu

Berita Terbaru

Caption: Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan Pamekasan, Jl.Kesehatan, Barurambat Kota, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

PLN Pamekasan Beberkan Penyebab Listrik Padam

Selasa, 27 Jan 2026 - 20:43 WIB

Caption: Pengurus SMSI Sampang saat menyambangi kaum dhuafa, (dok. foto istimewa).

Sosial

Jelang HPN 2026, SMSI Sampang Berbagi Kepada Dhuafa

Selasa, 27 Jan 2026 - 19:47 WIB

Caption: ilustrasi, seorang santriwati duduk termenung di bawah pohon mangga di sekitar masjid didekat jembatan tol Suramadu, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:31 WIB