Aktivis PMII Demo Anggota Legislatif Bangkalan

- Jurnalis

Senin, 5 Oktober 2020 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis PMII saat melakukan aksi demo didepan kantor DPRD Bangkalan.

Aktivis PMII saat melakukan aksi demo didepan kantor DPRD Bangkalan.

Bangkalan || Rega Media News

Puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STKIP PGRI Bangkalan lakukan aksi demo di depan kantor DPRD setempat, Senin (05/10/2020).

Puluhan mahasiswa itu menyoroti maraknya pembangunan pasar modern diwilayah Bangkalan dan rendahnya pembinaan UMKM. Selain itu, mereka juga menyoroti tempat parkir yang berada disetiap titik dikota Bangkalan.

“Kabupaten Bangkalan bukan kota zikir dan showalat, melainkan kota parkir,” kata Kordinator Lapangan (Korlap) aksi Irfan Syarifullah.

Menurutnya, kebijakan yang dibuat oleh para pemangku kebijakan dengan tujuan mempermudah pelayanan masyarakat tidak sesuai dengan apa yang telah di buat oleh pemangku kebijakan.

“Kita bisa merasakan bagaimana pengolaan parkir amburadul, sebab banyak toko modern yang melakukan penarikan parkir dan itu terjadi dimana-mana,” ujarnya

Baca Juga :  Novi Terpilih Jadi Ketua DPD NasDem Sampang, Ini Kata Kordapil Madura

Selain itu, korlap aksi menyampaikan banyak pasar modern yang melanggar peraturan daerah (Perda) nomor 5 tahun 2016, tentang perlindungan pasar rakyat dan penataan pasar modern.

“Pada perda tersebut seharusnya pihak terkait bisa memperketat perijinan pasar modern sehingga sesuai dengan perda, dan tidak merugikan pasar tradisional,” pintanya.

Mereka juga menuntut anggota DPRD Bangkalan bersikap tegas dan memanggil dinas perijinan setempat.

“Saya harap wakil rakyat bisa memberikan tindakan tegas terhadap dinas Perhubungan, serta dinas DPMPTSP, Satpol-PP dan direktur pasar modern,” jelasnya.

Wakil ketua DPRD Kabupaten Bangkalan Fatkhur Rohman, saat menemui para pendemo didepan kantor DPRD Bangkalan menyampaikan, akan melakukan tindakan tegas terkait maraknya pasar modern serta parkir yang amburadul.

Baca Juga :  Kapolsek Benowo: Menjaga Kondusifitas Perlu Campur Tangan Tokoh Agama

“Kondisi di Bangkalan memang seperti ini, dengan adanya pasar modern yang semakin merajalela sampai kepelosok desa yang tidak semestinya masuk ke sana,” terangnya.

Maraknya pasar modern, menurutnya, jika dibiarkan begitu saja lama-lama diatas gunung akan banyak pasar modern. Sehingga dirinya mengaku menyepakati dan akan menindaklanjuti tuntutan aktivis PMII tersebut.

“Di salah satu tempat kerapan sapi sempat terjadi toko modern membawa mobil bak besar, sehingga menyaingi para pedagang kecil yang berada dilokasi,” pungkasnya. (sfn/sms)

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB