Pegiat Anti Korupsi Serahkan Tambahan Bukti Pemotongan PKH di Desa Gunung Maddah Sampang

- Jurnalis

Selasa, 24 November 2020 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua LSM KPK-RI DPD Sampang didampingi Sekretaris dan anggotanya saat menunjukkan tanda terima penyerahan tambahan bukti pemotongan Bansos PKH, didepan kantor Kejaksaan Negeri Sampang.

Ketua LSM KPK-RI DPD Sampang didampingi Sekretaris dan anggotanya saat menunjukkan tanda terima penyerahan tambahan bukti pemotongan Bansos PKH, didepan kantor Kejaksaan Negeri Sampang.

Sampang || Rega Media News

Adanya laporan terkait dugaan pemotongan dan atau penyelewengan Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) di Dusun Ruberuh, Desa Gunung Maddah, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, terus berlanjut.

Pasalnya, salah satu lembaga pegiat anti korupsi kembali menyerahkan kelengkapan bukti tambahan, diantaranya berupa surat pernyataan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang merasa Bansos PKH_nya diduga telah diselewengkan oknum perangkat Desa Gunung Maddah berinisial HL.

“Hari ini kami kembali datang ke Kejaksaan untuk menyerahkan tambahan kelengkapan bukti yang diminta pihak Kejaksaan,” kata Moh. Arifin Ketua Kesatuan Pengawas Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) DPD Sampang, melalui Sekretarisnya H. Wahidin, Selasa (24/11/20).

Ia juga mengatakan, sebelumnya dalam surat laporan pertama, pihaknya melampiri bukti dan 10 surat pernyataan warga yang bersatus KPM, kali ini menyerahkan kembali bukti dan surat pernyataan tersebut sebanyak 18. Jadi total keseluruhan 28 kelengkapan bukti dari 70 KPM yang ada.

Baca Juga :  Positif Covid-19, Khofifah Minta Yang Kontak Erat Dengannya Untuk Menjalani Tes Swab

Lebih lanjut H. Wahidin mengatakan, salah satu kelengkapan bukti tersebut yakni berupa surat pernyataan warga atau KPM yang Bansos PKH_nya diduga dipotong/diselewengkan oknum perangkat Desa Gunung Maddah berinisial HL. Sementara status HL ini sebagai ketua Kelompok PKH di Dusun Ruberuh.

“Beberapa waktu lalu kami sempat baca di beberapa media, bahwa HL (terlapor) melakukan klarifikasi dan membantah, bahwa dirinya tidak melakukan pemotongan Bansos PKH. Itu hak dia, namun kami kembalikan serta pasrahkan ke pihak Aparat Penegak Hukum (APH) yakni Kejaksaan,” ujar H. Wahidin.

Baca Juga :  GKS dan LMP Apresiasi Gathering Sinergitas Pemkab Sampang

Dalam hal ini, imbuh H. Wahidin, pihaknya hanya menampung aspirasi masyarakat terutama bagi warga miskin yang berstatus sebagai KPM dalam Bansos PKH ini. Dari aspirasi inilah pihaknya sampaikan dan dilaporkan ke APH, agar tidak ada lagi oknum-oknum yang mau bermain-main terhadap hak warga miskin.

“Kami berharap kepada pihak Kejaksaan agar laporan tentang dugaan pemotongan Bansos PKH di Desa Gunung Maddah ini segera ditindak lanjuti, dan diproses sesuai prosedur hukum berlaku. Setelah kami laporan, sudah ada warga dari beberapa kecamatan di Kabupaten Sampang yang mengadu juga ada pemotongan, tapi masih kami tampung dulu,” pungkasnya. (red)

Berita Terkait

Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden
Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran
Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti
Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi
Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama
Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani
Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:03 WIB

Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:03 WIB

Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:57 WIB

Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:11 WIB

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:21 WIB

Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani

Berita Terbaru

Caption: Kanit Resmob Satreskrim Polres Sampang bersama Kapolsek Kedungdung dan anggotanya, saat mengamankan dua pelaku penganiayaan guru tugas, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Polisi Tangkap Wali Santri Penganiaya Guru Tugas di Sampang

Sabtu, 7 Feb 2026 - 17:26 WIB

Caption: ilustrasi pasangan suami istri di Kabupaten Bangkalan digerebek polisi saat asyik pesta sabu-sabu didalam kamar rumahnya, (dok. Redaksi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pasutri Pengedar Sabu di Bangkalan Digerebek Polisi Saat Nyabu

Sabtu, 7 Feb 2026 - 10:17 WIB

Caption: anggota Satreskrim Polres Sampang mengawal ketat pasutri inisial ZA dan SM pelaku curanmor di Jalan Wijaya Kusuma, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Usai Ciduk Pasutri Pencuri Scoopy, Polres Sampang Buru Sang Penadah!

Jumat, 6 Feb 2026 - 21:57 WIB