Dampak Banjir, Sebagian Pedagang Pasar Srimangunan Sampang Pilih Berjualan Dipinggir Jalan

- Jurnalis

Kamis, 10 Desember 2020 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar tumpah, dampak banjir sebagian pedagang sayur mayur dan lauk pauk berjualan dipinggir jalan/depan Pasar Srimangunan.

Pasar tumpah, dampak banjir sebagian pedagang sayur mayur dan lauk pauk berjualan dipinggir jalan/depan Pasar Srimangunan.

Sampang || Rega Media News

Banjir yang semakin meluas dibeberapa wilayah Kecamatan Sampang kota, Kabupaten Sampang, Madura, sejak Kamis (10/12/20) dini hari, berdampak kepada para pedagang pasar yang berjualan disekitar maupun dibelakang Pasar Srimangunan.

Pasalnya, lokasi yang biasa pedagang berjualan tepatnya disekitar Jl. Kakak Tua, tak luput jadi sasaran menggenangnya banjir. Bahkan, sebagian pedagang terpaksa beralih berjualan di area trotoar sekitar depan pintu masuk Pasar Srimangunan.

Pantauan regamedianews.com dilokasi, menggenangnya banjir di Pasar Srimangunan diantaranya, arah sesudah pintu masuk pasar, bagian belakang pasar dan disekitar pintu keluar pasar. Sementara didepan pasar tidak ada genangan air, hanya sedikit terjadinya kepadatan arus lalu lintas kendaraan.

Baca Juga :  Sehidup Semati, Pasutri di Bojonegoro Meninggal di Hari Yang Sama

Rumyati, salah satu pedagang sayur di Pasar Srimangunan mengatakan, dirinya terpaksa berjualan disekitar trotoar pintu masuk pasar, karena tempat dirinya berjualan tergenang banjir. Sejumlah pedagang lainnya pun juga ikut berjualan dipinggir jalan.

“Tempat saya berjualan banjir mas, makanya berjualan dipinggir jalan. Karena kalau tidak seperti ini dagangan saya tidak laku, pembeli juga tidak akan masuk kedalam, karena didalam kan banjir,” ujar Rumyati, Kamis (10/12).

Baca Juga :  Miris, Puluhan Tahun Warga di Sampang Tempati Rumah Ambruk

Hal senada juga dikatakan Samina pedagang ikan, tempat ia berjualan juga tergenang banjir. Makanya, ia memilih tempat berjualan yang mudah dijangkau oleh pembeli, yakni tempat yang tidak tergenang banjir, meski harus berjualan dipinggir jalan disekitar depan pasar.

“Dibelakang banjir, makanya saya berjualan disekitar depan pintu masuk pasar. Ada sebagian pedagang yang memilih untuk tidak berjualan dan pulang. Berjualan disini ya sementara, selama masih banjir. Mudah-mudahan besok sudah tidak banjir,” ungkapnya. (adi/har)

Berita Terkait

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:05 WIB

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Berita Terbaru

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB