Resmikan RS Baros, Ngatiyana: Rumah Sakit di Cimahi Belum Sebanding Jumlah Penduduk

- Jurnalis

Sabtu, 27 Februari 2021 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Walikota Cimahi (Ngatiyana) saat meresmikan Rumah Sakit Baros.

Plt Walikota Cimahi (Ngatiyana) saat meresmikan Rumah Sakit Baros.

Cimahi || Rega Media News

Plt Walikota Cimahi Ngatiyana mengaku senang atas keberadaan Rumah Sakit (RS) Baros yang baru saja dirinya resmikan. Dengan bertambahnya fasilitas kesehatan, diharapkan mampu melayani lebih banyak pasien yang sakit di Kota Cimahi.

Menurutnya, selama ini jumlah rumah sakit yang ada belum sebanding dengan jumlah penduduk Kota Cimahi, yang terbilang padat. Namun, ia mengingatkan pihak RS agar tidak membeda-bedakan pasien yang akan berobat, apalagi menolaknya.

“Kami ingin agar pihak RS Baros atau PT Sehat Bersama nantinya menyelamatkan dulu nyawa pasien. Jangan nanya ini itu dulu, urusan administrasi belakangan. Terus harus ramah juga saat melayani para pasien,” tegasnya, usai meresmikan RS Baros, Sabtu (27/02/21).

Baca Juga :  Berkontribusi Tangani Covid-19, JCP Beri Penghargaan Kepada FRPB

Sementara, Direktur Rumah Sakit Baros Jajang Hadianto mengatakan, pembangunan RS Baros ini sudah sejak tiga tahun yang lalu, namun baru di Soft Launching.

Hal ini, kata Jajang, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat khususnya dan masyarakat lain pada umumnya di bidang kesehatan.

“Kami baru bisa melaksanakan launching hari ini. Meski operasionalnya sudah tiga tahun lalu,” ungkap Jajang.

Baca Juga :  Pemkot Cimahi Minta Developer Perumahan Segera Menyerahkan PSU

Pihaknya, kedepan ingin memberikan yang unggul, baik unggul orangnya, pelayanannya maupun rumah sakitnya. Dirinya berharap bisa melayani pasien Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi dengan baik.

Diketahui, rumah sakit yang ada di Kota Cimahi Saat baru ada 2 Rumah Sakit milik pemerintah yaitu RS Dustira dan RSUD Cibabat, sisanya merupakan rumah sakit swasta seperti RS Mitra Kasih, RS Kasih Bunda, RS Avisena, Rumah Sakit MAL dan RS Baros sendiri.

Berita Terkait

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP
Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal
Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!
Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 20:09 WIB

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Februari 2026 - 14:07 WIB

Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal

Senin, 2 Februari 2026 - 11:18 WIB

Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Berita Terbaru

Caption: Disdikbud Pamekasan saat rapat koordinasi dan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP, (sumber foto. laman resmi Pemkab Pamekasan).

Daerah

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Feb 2026 - 20:09 WIB

Caption: anggota Satreskrim Polres Sumenep tunjukkan barang bukti kasus pembunuhan pria bersarung berinisial M, (sumber foto. Polres Sumenep).

Hukum&Kriminal

Pelaku Pembunuhan Pria Bersarung di Sumenep Akhirnya Tertangkap

Senin, 2 Feb 2026 - 18:41 WIB

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB