Sampaikan Kepedulian, Kemensos RI Kunjungi Pon-Pes An-Nidhomiyah Pasean Pamekasan

- Jurnalis

Sabtu, 27 Februari 2021 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemensos RI saat menyerahkan bantuan sosial kepada Pondok Pesantren Annidomiyah.

Kemensos RI saat menyerahkan bantuan sosial kepada Pondok Pesantren Annidomiyah.

Pamekasan || Rega Media News

Duka keluarga Pondok Pesantren Annidomiyah Pasean Pamekasan mendapatkan perhatian dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) Tri Rismaharini.

Rombongan mantan wali kota Surabaya itupun, pada Sabtu (27/2/21), langsung kelokasi tebing longsor yang merenggut 5 korban jiwa itu.

Kehadiran rombongan tersebut hadir untuk turut mengucapkan bela sungkawa dan sekaligus memberikan bantuan kepada Pesantren dan keluarga korban, baik yang meninggal ataupun yang masih selamat.

Kepada korban meninggal, Kemensos memberikan Rp.15 Juta untuk setiap orang. Sementara kepada korban yang masih selamat diberikan bantuan senilai Rp.5 juta rupiah, sedangkan untuk membantu pesantren dirinya menyerahkan uang senilai Rp.50 juta rupiah.

Baca Juga :  Meriahkan HUT Ke-39, Yayasan Kemala Bhayangkari Gelar Olah Raga Bersama

“Saya menyampaikan titipan bapak Presiden, beliau ikut berbela sungkawa, dan saya juga menyampaikan santunan kepada keluarga korban dan lembaga ini,” ujar Tri Rismaharini saat mengunjungi lokasi kejadian, Sabtu (27/02).

Risma juga berpesan, agar lokasi bangunan tersebut sebaiknya tidak dibangun lagi, karena melihat kondisinya yang berada disekitar tebing dikhawatirkan akan kembali terjadi longsong, dirinya berharap agar pembangunan mencari posisi yang lebih aman.

Baca Juga :  Bupati Pamekasan Berencana Ciptakan Wisata Syariah

Risma tiba dilokasi pada Sabtu siang, disambut oleh Sekda Pemkab Pamekasan Totok Hartono, KH Muhedi, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pusdalops-PB Pemkab Pamekasan, serta sejumlah relawan dari Forum Relawan Penanggulangan Bencana Pamekasan dan didampingi beberapa tim Mensos lainnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, musibah yang merenggut 5 santriwati terjadi pada Rabu (24/2/21) dini hari, mengakibatkan lima orang santri meninggal yakni 3 orang dari Jember, 1 orang dari Sumenep, dan 1 lagi berasal dari Sampang sedangkan dua orang santri mengalami luka-luka.

Berita Terkait

Kiai Cholil Nafis Nahkodai DSN-MUI, Targetkan Ekonomi Berkah & Adaptif
Kunjungi Pamekasan, Mahfud MD Tegaskan Pentingnya Penegakan Hukum Berbasis HAM
Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang
SKK Migas Pacu Ekonomi Daerah Melalui TKDN
Fadli Zon Dorong Modernisasi Museum Cakraningrat
SKK Migas Gandeng Media, Maksimalkan Multiplier Effect dan Targetkan TKDN 57%
Bupati Sampang Slamet Junaidi Dinobatkan Sebagai Bangsawan
Pemdes Gunung Rancak Bangun Program Ketahanan Pangan dan Jalan Beton Capai 1.037 Meter Gunakan Dana Desa 2025

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 08:18 WIB

Kiai Cholil Nafis Nahkodai DSN-MUI, Targetkan Ekonomi Berkah & Adaptif

Senin, 5 Januari 2026 - 19:19 WIB

Kunjungi Pamekasan, Mahfud MD Tegaskan Pentingnya Penegakan Hukum Berbasis HAM

Senin, 5 Januari 2026 - 08:18 WIB

Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:03 WIB

SKK Migas Pacu Ekonomi Daerah Melalui TKDN

Selasa, 23 Desember 2025 - 22:44 WIB

Fadli Zon Dorong Modernisasi Museum Cakraningrat

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB