Diterima Sekjen KemenPUPR, Bupati Sampang Bahas Pembangunan Srepang

- Jurnalis

Rabu, 17 Maret 2021 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sampang (H Slamet Junaidi) saat berkoordinasi dengan Sekjen KemenPUPR (Ir Mohammad Zainal Fatah).

Bupati Sampang (H Slamet Junaidi) saat berkoordinasi dengan Sekjen KemenPUPR (Ir Mohammad Zainal Fatah).

Jakarta || Rega Media News

Dua tahun memimpin Kota Bahari, Bupati Sampang H Slamet Junaidi gencar melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Pusat, guna membahas persoalan infrastruktur yang terjadi di Madura khususnya di Kabupaten Sampang.

Dalam lawatannya ke Jakarta kali ini, H Slamet Junaidi diterima langsung Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPURP) Republik Indonesia Ir. Mohammad Zainail Fatah di Kantornya, Jl. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12110.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Sampang membahas tentang rencana pembangunan jembatan penghubung antara Kecamatan Sreseh dan Pangarengan. Demi suksesnya Srepang ini, pihaknya sudah melakukan koordinasi ke beberapa pihak supaya ada kesamaan persepsi, karena Pemerintah Daerah sudah beres melakukan pembebasan lahan.

Jika Srepang dibangun oleh Pemerintah Daerah menggunakan dana APBD tidak mungkin. Sehingga, kami terus melakukan koordinasi kepada seluruhnya. Termasuk kemarin ke Wakil DPR RI Rahmad Gobel, kerena beliau selaku koordinator di tiga Komisi termasuk Komisi V dibawahnya.

Baca Juga :  MPA Dukung KPK Bongkar Indikasi Mega Korupsi di Aceh

“Alhamdulillah semuanya di tindak lanjuti dan Pemerintah Daerah tinggal menunggu kepastian kapan kira-kira Srepang mau dibangun karena tugas Pemerintah Daerah sudah selesai tinggal menunggu action dari Pemerintah Pusat,” ujarnya, Rabu, (17/03/2021).

Lebih lanjut H Slamet Junaidi menuturkan, Pemerintah Daerah menagih janji pembangunan Madura dan itupun memang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) No 80 Tahun 20219.

Pada saat presentasi ke KemenPUPR kemarin kami sampaikan bahwa di Sampang ada satu Kecamatan terisolir yakni, Sreseh dan Kecamatan ini ada dua Desa juga terisolir yakni, Disanah dan Marparan bahwa jika warga yang mau ke Sampang harus melewati Bangkalan.

Maksud dari lawatan kami kemarin kalau memang Pemerintah Pusat tidak mempunyai anggaran kami meminta yang terpenting terkoneksi antara Pangarengan dan Sreseh biar menjadi jalan alternatif.

Pihaknya juga menyampaikan, ketika jalur tengah terjadi kemacetan dan banjir, sehingga bisa alihkan ke selatan. Itu yang menjadi pemikiran kami dengan para tokoh kemarin. Karena kami melihat saat ini jalur Sampang Blega volume kendaraan semakin tidak memadai

Baca Juga :  Tersangka Melakukan Pembunuhan Mantan Wartawan Terencana

Termasuk jalur tengah kita sampaikan ke KemenPUPR bahwa kalau cuma peningkatan tidak bisa menyelesaikan masalah jika tidak di sertai dengan pelebaran.

Selain itu, Bupati Sampang menyampaikan terkait PT Garam kepada Kementerian BUMN, karena sebagian lahan jalur Srepang masih milik BUMN.

Terkait itu pihaknya, sudah berkirim surat ke Kementerian BUMN dan PT Garam. Namun, untuk PT Garam sendiri aman tidak mempermasalahkan karena jalur itu memang di pakai untuk Srepang. Sehingga, tinggal menunggu persetujuan dari Kementerian BUMN dan pelepasan aset dari Kementerian Keuangan.

“Untuk anggaran penyelesaian Srepang jalur Sampang saja membutuhkan senilai Rp 1,2 triliun. Tetapi, yang tertuang di Perpres itu cuma Rp. 305 miliar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Berita Terbaru

Caption: ilustrasi pelaku kriminal ditangkap, Pj Kades Tlagah beberkan surat pengunduran diri inisial UA dari jabatannya sebagai perangkat desa, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:49 WIB

Caption: Dandim Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, menyampaikan arahannya saat grand launching SPPG di Kecamatan Rubaru, (sumber foto. Sumenep.go.id).

Daerah

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Minggu, 11 Jan 2026 - 12:02 WIB

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB