Relawan Satgas Covid-19 di Sampang Kecewa, Pemkab Tak Cairkan Bantuan Uang Transport

- Jurnalis

Rabu, 5 Mei 2021 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Sampang || Rega Media News

Sejumlah relawan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di Kabupaten Sampang, Madura, harus gigit jari. Pasalnya, bantuan uang transport yang dianggarkan Pemerintah tak kunjung dicairkan.

Satgas Covid-19 yang terdiri dari anggota TNI, Polri, Satpol PP, tenaga medis, anggota BPBD dan relawan lainnya tersebut hingga saat ini masih mengandalkan uang dari kantong pribadi.

Ironisnya, uang pribadi tersebut untuk melaksanakan tugas sebagai garda terdepan, dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan wabah Covid-19 yang ada di Kabupaten Sampang.

Salah satu relawan Satgas Covid-19 yang enggan disebutkan namanya mengakui, bantuan uang transport yang diberikan tersebut tidak sebanding dengan kesejahteraan yang mereka terima.

“Tapi pemerintah malah belum juga memberi bantuan transport yang sudah dijanjikan,” ungkapnya, dikutip sari salah satu media, Rabu (05/05/21).

Baca Juga :  Tak Terima di Pukul Keluarga Pasien, Perawat UGD RSUD Sampang Lapor Polisi

Ia juga mengaku, jika bantuan uang transport yang dijanjikan pemerintah tersebut tidak diberikan selama 3 bulan, sejak bulan Februari 2021. Padahal itu haknya, tapi hingga saat ini belum dicairkan.

“Kami sangat kecewa, berharap bantuan uang transport yang dijanjikan dapat terealisasi secepatnya, mengingat kebutuhan sehari-hari ke posko kita berhutang,” tandasnya.

Sementara, saat dikonfirmasi sejumlah awak media Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang Asroni membenarkan, jika uang pengganti transport relawan posko Covid-19 belum di cairkan.

“Iya benar, sebab sejak awal bulan Februari kegiatan posko tersebut tidak bisa lagi dianggarkan melalui Biaya Tidak Tetap (BTT), karena ada kendala administrasi,” terang Asroni, Selasa (04/05).

Ia berdalih, pihaknya sedang membuat pelaporannya. Menurutnya, keterlambatan pembayaran bantuan transport relawan tersebut disebabkan banyak faktor.

“Seperti rasionalisasi anggaran dan lain-lain. Karena itu, mereka mengikuti petunjuk dari pemerintah daerah sesuai dengan kondisi keuangan saat ini,” ucapnya.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perawatan Hingga Sembuh Pekerja Korban KKB di Papua

Konsekuensinya, terang Asroni, kalau dialihkan melalui kegiatan maka harus dipindah kepada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) di kegiatan satu tahun. Karena ada refocusing, jadi harus menunggu persetujuan eksekutif dan legislatif.

“Dengan melihat porsi anggaran saat ini, maka anggaran untuk pembayaran bantuan transport relawan posko Covid-29 mengikuti DPA.. Semua masih dalam proses,” tandasnya.

Sementara saat ditanya adanya informasi, bahwa ada jajaran kepolisian Polres Sampang menarik diri dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, Asroni mengakui hal tersebut.

“Itu hanya persoalan miss komunikasi saja, antara pihak pemerintah dan Polres Sampang. Sudah kami sampaikan ke Kapolres melalui Kabag Ops, saat ini anggota tersebut masih tetap terlibat di keposkoan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Berita Terbaru

Caption: Dandim Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, menyampaikan arahannya saat grand launching SPPG di Kecamatan Rubaru, (sumber foto. Sumenep.go.id).

Daerah

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Minggu, 11 Jan 2026 - 12:02 WIB

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB