Polisi Perketat Penyekatan Dipintu Masuk Pulau Madura

- Jurnalis

Kamis, 6 Mei 2021 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satlantas saat melakukan penyekatan dan pemeriksaan kendaraan yang melintas di akses tol Suramadu.

Petugas Satlantas saat melakukan penyekatan dan pemeriksaan kendaraan yang melintas di akses tol Suramadu.

Bangkalan || Rega Media News

Penyekatan para pemudik di tol Suramadu sebagai gerbang pintu masuk pulau Madura terus dilakukan penjagaan ketat jajaran Satlantas Polres Bangkalan, Kamis (06/04/21) malam.

Pantauan regamedianews.com, penyekatan dilakukan pada tengah malam sekitar pukul 00:00 Wib, dengan menerjunkan 20 personel.

Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto mengatakan, pintu keluar sisi Madura ini memang mendapat penjagaan ketat aparat kepolisian, setiap kendaraan yang melintas selalu dicek oleh petugas.

Baca Juga :  Fantastis, Dalam Setahun Kabupaten Bandung Dapat 40 Penghargaan

“Pada penyekatan malam ini, kita mendapati sebuah mobil elf berwarna kuning bernopol N 7672 T muatan penumpang diminta kembali untuk putar balik ke arah Surabaya,” ucapnya.

Sebab, menurut Didik, hasil pemeriksaan anggota dilapangan diketahui jika dokumen surat jalan, identitas, dan tujuannya mobil Elf itu tidak jelas.

“Kendaraan yang kami putar balik itukan angkutan umum, termasuk dalam kategori carteran. Jadi harus jelas dari mana asalnya dan tujuannya ke mana,” tandasnya.

Baca Juga :  Banyak Desa Belum Isi Data APBDes, DD dan ADD di Sumenep Tak Bisa Dicairkan

“Surat jalan yang dibawa harusnya Elf itu masuk Situbondo, tapi kog masuk tujuannya Pamekasan. Itu pun surat jalannya tahun 2020. Tidak ada surat jalan terbaru. Kami putar balik,” tegas Didik.

Menurutnya, penyekatan di Suramadu ini untuk mengantisipasi pemudik yang tetap memaksa masuk ke Pulau Madura dan ke 4 kabupaten melalui Jembatan Suramadu.

“Kami lakukan ini untuk menekan angka penyebaran virus corona semakin meluas,” terangnya.

Berita Terkait

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama
Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:43 WIB

Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB