Plt Kadinkes Sampang Tanggapi Dugaan Pungli Rapid Test Antigen Gratis

- Jurnalis

Jumat, 11 Juni 2021 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Sampang (Agus Mulyadi).

Plt Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Sampang (Agus Mulyadi).

Sampang || Rega Media News

Dugaan pungutan liar (pungli) rapid test antigen gratis yang dilakukan Puskesmas Dharma Tanjung, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, ditanggapi Kepala Dinas Kesehatan setempat, Agus Mulyadi.

Menurut Agus, hal itu bukan pungli melainkan tarif yang sudah sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sampang dan tarifnya sebesar Rp 150 ribu.

“Sementara, adanya kebijakan rapid test antigen gratis itu, setelah ada warga Desa Batu Karang yang melakukan rapid test di Puskesmas Dharma Tanjung,” terang Agus, Jum’at (11/06/21).

Baca Juga :  Melihat Sentuhan Berbeda Konsep Pelantikan Di Era H.Slamet Junaidi

Agus menjelaskan, Pemkab Sampang memberikan kebijakan menggratiskan rapid test antigen, karena adanya tren peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan.

“Jadi, rapid test antigen itu untuk melakukan testing dan tracing masyarakat. Memang ada rapid test yang berbayar dan itu bukan pungli, karena sudah ada di Perda,” tandasnya.

Baca Juga :  Polres Sampang Ungkap Kasus Pembobolan Balai Desa

Namun, uang hasil pungutan/pembayaran rapid test antigen ke Puskesmas tersebut tidak digunakan untuk kepentingan pribadi, akan tetapi disetor ke kas daerah.

“Uang itu tidak diterima oleh puskesmas, akan tetapi dibayarkan kepada pemerintah daerah, dan itu bukan untung kepentingan pribadi rekan-rekan puskesmas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama
Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:43 WIB

Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB