Idul Adha Dipandemi Covid, Penjual Kambing Qurban di Sampang Menjerit

- Jurnalis

Minggu, 18 Juli 2021 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak sejumlah kambing dikandang milik pedagang hewan qurban di Desa Pangongsean, Sampang.

Tampak sejumlah kambing dikandang milik pedagang hewan qurban di Desa Pangongsean, Sampang.

Sampang || Rega Media News

Bersabar, ucapan itu yang banyak terlontar dari kalangan para pedagang disaat pandemi Covid-19, terlebih saat ini Pemerintah tengah menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Dampak buruk pandemi Covid-19, tidak hanya menerpa terhadap kesehatan masyarakat, melainkan juga berdampak buruk pada perekonomian, salah satunya seperti yang dialami pedagang hewan di Sampang, Madura.

Menjelang hari raya Idul Adha ditengah PPKM Darurat, pedagang hewan kambing maupun sapi banyak mengeluh lantaran permintaan hewan qurban sepi, biasanya terjual puluhan ekor, namun kali ini hanya beberapa ekor.

Baca Juga :  Maju Pilkada Pamekasan, Fattah Jasin Lirik Kader Partai Gerindra

“Penjualan kambing untuk qurban pada tahun ini sepi. Padahal, hari raya Idul Adha tinggal menghitung hari. Biasanya laku hingga 100 ekor lebih, kali ini hanya beberapa ekor saja,” ujar Ahmadi, salah satu pedagang kambing asal Desa Pangongsean, Torjun, Sampang, Minggu (18/07/21).

Ahmadi juga mengungkapkan, selama pandemi Covid-19 ditambah diberlakukannya PPKM Darurat, omzetnya turun drastis. Biasanya, ungkap Ahmadi, penjualan hewan qurban kambing sebelum Idul Adha banyak pemesanan.

“Kondisi saat ini sangat berpengaruh terhadap usaha penjualan kambing. Kalau tidak terjual semua ya sudah resiko, namanya juga jualan, ada untung ada rugi. Namun, saya berharap penjualan hewan qurban kambing, bisa laku semuanya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Blitar: Kontingen Jumbara Jaga Kesehatan

Selai itu, dirinya juga berharap Pemkab Sampang mengambil kebijakan kepada masyarakat, diantaranya kepada para pedagang hewan qurban kambing. Namun, disisi lain masyarakat juga menerapkan protokol kesehatan (prokes) agar pandemi Covid-19 cepat berakhir.

“Semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu, perekonomian masyarakatpun juga bisa kembali stabil. Jadi, mari patuhi PPKM dan terapkan prokes,” pungkasnya.

Berita Terkait

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB