Kangkangi PPKM, Cafe Escobar Surabaya Kisruh

- Jurnalis

Senin, 25 Oktober 2021 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: kondisi Cafe Escobar setelah terjadinya keributan.

Caption: kondisi Cafe Escobar setelah terjadinya keributan.

Surabaya || Rega Media News

Berbagai macam cara dilakukan para pengusaha tempat hiburan malam, agar tidak terdeteksi oleh aparat. Seperti yang dilakukan pemilik Cafe Escobar, Jl. Ngaglik, Surabaya.

Pantauan awak media, meskipun dari depan cafe disegel, namun kenyataannya, cafe tersebut tetap buka melalui pintu samping, melewati perkampungan.

Alhasil, pada hari Senin (25/10/2021) dini hari, cafe tersebut lebih rame daripada hari biasanya. Bukan karena sorak sorai pengunjung cafe, melainkan terjadinya bentrokan dalam cafe.

Dari kejadian tersebut, salah seorang pengunjung mengalami luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Sowandi, Surabaya, untuk dilakukan perawatan agar nyawanya dapat tertolong.

Baca Juga :  MPA Desak DPRA Lanjutkan Hak Angket

Mendapat laporan terjadi kerusuhan tersebut, personel gabungan dari Polrestabes Surabaya, Polsek Jajaran dan Satpol PP serta Linmas mensterilkan lokasi kejadian.

Kapolsek Genteng, Kompol Wisnu Setiyawan Kuncoro saat dikonfirmasi pada hari Senin (25/10/2021) siang mengatakan, korban yang mengalami luka, berada dirumah sakit dalam kondisi sehat.

“Korban di RS Soewandi, kondisi sehat. LP_nya di Polrestabes mas,” ucap mantan Kapolsek Simokerto tersebut.

Selanjutnya, awak media pun, melakukan konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana. Ia mengatakan, kejadian tersebut semalam dan ditangani Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Baca Juga :  Polres Bangkalan Ajak Masyarakat Tingkatkan Ketahanan Pangan

“Kita sudah sarankan korban ataupun orang yang dirugikan, melapor ke Polrestabes Surabaya. Unit Jatanras masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Saksi sedang dimintai keterangan,” ucapnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan, dirinya belum mendapatkan laporan terkait kejadian di cafe tersebut.

“Baru dengar mas. Saya cek dulu,” ucapnya singkat melalui pesan singkat WhatsAppnya.

Berita Terkait

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan
Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
Kakek di Sampang Ditemukan Meninggal di Dalam Masjid
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Bogem Nelayan Pamekasan, Pria di Sampang Diamankan Polisi
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Dua Bandit Motor Asal Camplong Berhasil Diringkus

Berita Terkait

Sabtu, 3 Januari 2026 - 18:42 WIB

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Januari 2026 - 12:11 WIB

Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:48 WIB

Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:17 WIB

Kakek di Sampang Ditemukan Meninggal di Dalam Masjid

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB

Caption: tampak bagian depan truk yang terlibat kecelakaan di jalan raya Camplong ringsek, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang

Sabtu, 3 Jan 2026 - 12:11 WIB

Caption: anggota Polsek Kedungdung saat mengevakuasi almarhum Muhar ke rumah duka, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Kakek di Sampang Ditemukan Meninggal di Dalam Masjid

Jumat, 2 Jan 2026 - 11:17 WIB

Caption: Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kabupaten Bangkalan, Abd Kholik, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Jumat, 2 Jan 2026 - 09:03 WIB