Ulama Bassra Minta Peran Konkrit Empat Bupati di Madura

- Jurnalis

Selasa, 17 Mei 2022 - 23:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Bupati Bangkalan (R. Abdul Latif Amin Imron), saat menerima audiensi ulama Bassra.

Caption: Bupati Bangkalan (R. Abdul Latif Amin Imron), saat menerima audiensi ulama Bassra.

Bangkalan || Rega Media News

Sejumlah ulama yang tergabung dalam Badan Silaturahmi Ulama Pesantren Madura (Bassra) melakukan audiensi bersama Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron di Pendapa Agung setempat, Selasa (17/05/2022).

Dalam audiensinya menyampaikan keluhan masyarakat yang diterima para ulama Bassra, tentang persoalan komoditas unggulan petani Madura yakni harga garam dan tembakau yang dinilai setiap tahun mencekik para petani, karena selalu merugikan petani.

“Kita melakukan audensi bersama empat kepala daerah di Madura untuk membantu petani garam dan tembakau mencarikan solusi, tentang rendahnya harga tembakau setiap tahun di Madura,” kata juru bicara Bassra KH. Muhdar Abdullah.

Menurutnya, beberapa waktu lalu Bassra sudah menggelar diskusi persoalan yang sama dengan Bupati Sumenep.

Baca Juga :  Ketua DPRD Bangkalan Minta Aksi Demonstran Tidak Anarkis

Dalam pertemuan itu Bassra merekomendasikan sejumlah solusi, agar bisa dipertimbangkan pemangku kebijakan di dalam membantu para petani garam dan tembakau.

“Kita memang menjadwalkan audensi dengan empat Bupati di Madura. Kemarin bersama Bupati Sumenep dan sekarang bersama Bupati Bangkalan, kemudian secara bergilir Pamekasan serta Sampang, ulama Bassra akan berdialog dengan pemangku kebijakan,” terangnya.

Dalam pertemuan tersebut, ulama Bassra merekomendasikan sejumlah poin terhadap Pemerintah Kabupaten Bangkalan supaya bisa membantu para petani.

Salah satu rekomendasi tersebut, yakni meminta keterlibatan BUMD setiap kabupaten mengawasi industri rokok.

“Meski Bangkalan bukan tempat produksi rokok, tapi secara peredaran dan konsumsi rokok sangat besar, sehingga pemerintah perlu hadir menjebatani pengusaha besar dengan petani,” jelasnya.

Baca Juga :  Persiapan Pilkades Serentak, Bupati Bangkalan Bentuk TFPKD

Sementara itu, Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron mengaku, masukan dari para ulama sebagai jembatan umat menyampaikan keluhan terhadap pemerintah adalah perkara tepat. Sehingga rekomendasi tersebut menjadi bahan evaluasi pemkab didalam mengambil kebijakan.

“Jadi selain itu, kepala daerah di empat kabupaten di Madura perlu duduk bareng membahas sejumlah usulan ulama Bassra tersebut,” tandasnya.

“Apalagi kita ketahui harga garam dan tembakau menjadi masalah petani setiap tahun. Sehingga kami berharap setelah ulama Bassra selesai melaksanakan diskusi para kepala daerah saling berkoordinasi membahas persoalan tersebut,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis
MUI Sampang Larang Haflatul Imtihan Diisi Hiburan Langgar Syariat
Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang
Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:39 WIB

Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:49 WIB

Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:29 WIB

Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terbaru