Menteri Sosial Kunjungi Nenek Tipadma di Bangkalan

- Jurnalis

Sabtu, 6 Agustus 2022 - 06:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Tri Rismaharini saat menemui nenek Tipatma di bangkalan.

Caption: Tri Rismaharini saat menemui nenek Tipatma di bangkalan.

Bangkaan || Rega Media News

Sebut saja Nenek Tipatma (70), Dia adalah seorang perempuan hebat di Dusun Du’alas Desa Klapayan, Kecamatan Sepuluh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Jumat, (05/08/22).

Nenek renta yang sudah berumur puluhan tahun ini secara ikhlas melindungi, mengasuh dan merawat tiga anak dan satu cucu yang memiliki kebutuhan khusus.

Tiga anaknya itu Kulsum (34) Toyyibah, (32) dan Tijeh (47), ketiganya mengalami gangguan tuna rungu dan tunawisma. Kemudian cucunya yaitu Musarrofah (18) mengalami cerebral palsy atau gangguan kelumpuhan otak yang mengakibatkan kelumpuhan seluruh syaraf tubuhnya.

Keluarga nenek Tipadma tanpa berkeluh kesah hidup penuh keterbatasan ekonomi, fisik yang tinggal di sebuah Desa Pedalaman.

Rumah yang ditempatipun hanya rumah beratapkan genteng berukuran kecil sehingga terbilang sangat tidak layak ditempat lima keluarga dalam satu rumah.

Apalagi kondisi keluarga yang di asuh nenek Tipadma memiliki kebutuhan khusus alias disabilitas. Sehingga untuk merawat mereka harus penuh kesabaran dan ketabahan.

Hidup nenek Tipadma memang tidak seperti kebanyakan hidup orang lain. Keadaan keluarganya normal, fasilitas memadai dan kebutuhan pangan terpenuhi.

Dia bercerita punya delapan anak, tiga anak dan satu cucu tinggal bersamanya, sementara sisa anaknya melancong keluar negeri Malaysia demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga nenek Tipadma.

Setiap bulan, Dia mengaku kadang dirinya dikirim uang Sebesar Rp. 500 ribu untuk memenuhi kebutuhan hidup oleh anak dari luar negeri tersebut.

Baca Juga :  Jalan Sepanjang 45 Meter di Bangkalan Ambles dan Longsor

Meski demikian, kebutuhan nenek tipadma tetap saja tidak mencukupi, sehingga dia harus bekerja sebagai buruh dan merawat sapi milik tetangganya dengan sistem imbalan.

Dia terlihat tabah tetap tersenyum menerima dan bersyukur walaupun hidup dalam keadaan keterbatasan dari segala hal.

Karena menurutnya, hidup adalah perjalanan menuju kehidupan yang sesungguhnya. Sehingga nenek tipadma tidak risau meski hidup dalam keterbatasan.

“Alhamdulillah bersyukur pak, iya mau gimana lagi, yang penting masih sehat dan ada yang mau di makan,” ucap Nenek Tipadma.

Mendengar kisah hidup Nenek Tipadma, Menteri Sosial, Tri Rismaharini bergegas mengunjungi Desa Klapayan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, didampingi anggota Komisi XIII DPR RI Imron Amin dan wakil Bupati Bangkalan Mohni.

Setiba di rumah Nenek Tipadma Menteri Sosial dibuat terenyuh melihat kondisi hidup nenek Tipadma. Mantan Waki Kota Surabaya ini langsung berdiskusi dengan Nenek Tipadma. Setelah menjenguk Tri Risma mengatakan akan menanggung kebutuhan hidup Nenek Tipadma bersama keluarganya.

Dia mengatakan, Kementerian sosial akan menanggung kebutuhan sandang pangan dengan cara akan dikirim bantuan uang setiap bulan terhadap nenek Tipadma. Selain itu, Menteri Sosial juga berjanji akan membedah rumah Nenek Tipadma sehingga layak untuk ditempati.

“Saya akan bantu bahan bangunannya nanti rumah ini di renovasi agar layak di tempati, bisa di bantu gotong royong masyarakat untuk proses pembangunannya,” kata Mensos.

Baca Juga :  Kerap Dapat Ancaman, P2KD di Desa Lomaer Bangkalan Mundur

Menurut Risma, di Madura masih banyak masyarakat miskin hanya saja kata Risma masyarakat yang menyandang disabilitas akan diperioritaskan untuk mendapat pelayanan dan penanganan yang layak dari pemerintah.

“Ini hanya salah satunya sebenarnya banyak sekali, kami akan tangani satu persatu sesuai kemampuan kita, tapi ini kami dahulukan karena ini bukan sekedar miskin namun punya anggota keluarga yang mempunyai kekurangan yaitu disabilitas jadi kami prioritaskan kami langsung datang kesini,”kata ibu Mensos di hadapan awak media.

Dalam kunjungan tersebut, bantuan yang diberikan selain Sembako juga berupa satu ekor sapi betina dan bantuan renovasi rumah dengan di sepekati bersama Kepala Desa proses renovasinya dengan sistem gotong royong masyarakat.

“Semoga bantuan sapi ini bermanfaat dan bisa ber anak pinak, untuk proses renovasi rumahnya kami siapkan bahan bangunannya nanti yang kerja masyarakat secara gotong royong,” kata Risma

Sementara itu, Kepala Desa Klapayan, Umar Faruk mengatakan, Nenek Tipadma sebenarnya sudah mendapat bantuan sosial berupa BPNT. Namun, bantuan sosial tersebut jelas tidak mencukupi sehingga melalui SLRT Kabupaten pihaknya ajukan ke Kementerian Sosial.

” Tapi Alhamdulillah, mulai saat ini Ibu Tipadma juga di daftarkan ke DTKS dan diproses sebagai penerima PKH, dan mendapat bantuan renovaai rumah dari Menteri Sosial, sehingga kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan melihat warga Desa Kami,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa
Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras
Enam Kandidat Sekda Sumenep Lolos Ke Tahap Akhir
HPN 2026, Wabup Pamekasan Apresiasi Dedikasi Insan Pers
Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden
Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran
Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti
Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 22:43 WIB

Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa

Senin, 9 Februari 2026 - 15:20 WIB

Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras

Senin, 9 Februari 2026 - 14:00 WIB

Enam Kandidat Sekda Sumenep Lolos Ke Tahap Akhir

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:03 WIB

Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:03 WIB

Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Caption: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, meninjau langsung perbaikan jalan Desa Pasanggar secara swadaya masyarakat, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa

Senin, 9 Feb 2026 - 22:43 WIB

Caption: Kasat Reskrim Polres Sampang Iptu Nur Fajri Alim, didampingi Kasi Humas AKP Eko Puji Waluyo dan Kanit Pidum Ipda Andi Purwiyanto, tunjukkan barang bukti botol berisi arak bali, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Reserse Sampang Gagalkan Penyelundupan Arak Bali

Senin, 9 Feb 2026 - 20:38 WIB

Caption: Forkopimda Pamekasan pose bersama sebelum gelar pemusnahan barang bukti minuman beralkohol di Lapangan Negara Bakti, (dok. Kurdi Pamekasan).

Daerah

Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras

Senin, 9 Feb 2026 - 15:20 WIB

Caption: Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jl. Dr. Cipto No. 33, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, (dok. foto istimewa).

Daerah

Enam Kandidat Sekda Sumenep Lolos Ke Tahap Akhir

Senin, 9 Feb 2026 - 14:00 WIB