Maniti, Nenek di Omben Sampang Hidup Sebatang Kara

- Jurnalis

Minggu, 5 Februari 2023 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: nenek Maniti saat ditemui awak media di rumahnya, di Desa Astapah, (dok. regamedianews).

Caption: nenek Maniti saat ditemui awak media di rumahnya, di Desa Astapah, (dok. regamedianews).

Sampang,- Nasib pilu dialami Maniti, seorang nenek yang hidup sebatang kara di Dusun Banbaban, Desa Astapah, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Seorang nenek berusia 74 tahun tersebut, hanya bisa berbelas kasih dari kerabat dan tetangga sekitar, untuk bisa makan serta memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Terlebih, dalam beberapa pekan terkahir, dirinya mengalami sakit dan tidak mampu untuk berobat. Tubuhnya yang lemas, hanya bisa terbaring dan duduk beralas kayu bambu.

Tidak hanya itu, dirinya sudah bertahun-tahun hidup sebatang kara, setelah salah satu anak kesayangannya meninggal dunia, dan satu anaknya pergi merantau.

Tragisnya, selama bertahun-tahun dirinya sudah tidak lagi dilirik dan tidak tersentuh bantuan dari pemerintah, hanya saat sebelum pandemi covid, pernah mendapat bantuan sembako.

Baca Juga :  Warga Minta PAW Pj Kades Kepanjen Ditunda

Sayuni, tetangga sekitar rumah Buk Maniti mengungkapkan, setiap hari dirinya yang selalu memberi makan, tapi terkadang ada kerabat juga mengirimkan makanan.

“Buk Maniti baru sembuh, sebelumnya dia lama sakit, kami hanya bisa bantu merawat dan memberikan obat seadanya,” ucap Sayuni saat ditemui dirumah Maniti, Sabtu (04/02/2023).

Sementara itu, Mabrur pemuda setempat berharap, ada kepedulian dari Pemerintah Desa atau Pemerintah Kabupaten Sampang, karena selama ini Buk Maniti tidak lagi ada perhatian dari pemerintah.

“Dulu pernah ada orang, entah dari mana saya tidak tau, mereka terlihat hanya foto-foto Buk Maniti dan rumahnya. Namun, setelah itu tidak datang lagi kesini (rumah Buk Maniti),” pungkasnya.

Baca Juga :  Mulai Besok 35 Desa di Sampang Salurkan BLT-DD Periode April Melalui Rekening

Mabrur mengungkapkan, Buk Maniti sudah bertahun-tahun hidup sebatang kara, semenjak anaknya meninggal dunia, serta satu anaknya pergi menikah dan merantau.

“Tapi, terkadang setiap lebaran anaknya datang menjenguk. Setiap harinya, nenek saya yang membantu memberi makanan dan merawat saat Buk Maniti sakit,” pungkasnya.

Menyikapi hal tersebut, awak media yang saat itu menyambangi Buk Maniti, mencoba mendatangi rumah Kepala Desa Astapah, dengan niatan untuk konfirmasi dan koordinasi, namun yang bersangkutan tidak ada ditempat.

Berita Terkait

Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang
Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025
Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif
Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal
“Gulung Tikar” SDN Batuporo Timur 1 Sampang Tinggal Menunggu Waktu
Musrenbang RKPD 2027, Bupati Sampang: UHC Tetap Prioritas
Luthfiadi Nahkodai JMP: Tekankan Pers Bermartabat
Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:42 WIB

Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:36 WIB

Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:02 WIB

Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:07 WIB

Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal

Senin, 26 Januari 2026 - 22:26 WIB

“Gulung Tikar” SDN Batuporo Timur 1 Sampang Tinggal Menunggu Waktu

Berita Terbaru

Caption: Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan Pamekasan, Jl.Kesehatan, Barurambat Kota, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

PLN Pamekasan Beberkan Penyebab Listrik Padam

Selasa, 27 Jan 2026 - 20:43 WIB

Caption: Pengurus SMSI Sampang saat menyambangi kaum dhuafa, (dok. foto istimewa).

Sosial

Jelang HPN 2026, SMSI Sampang Berbagi Kepada Dhuafa

Selasa, 27 Jan 2026 - 19:47 WIB

Caption: ilustrasi, seorang santriwati duduk termenung di bawah pohon mangga di sekitar masjid didekat jembatan tol Suramadu, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:31 WIB