Santri Bangkalan Tewas Dikeroyok

- Jurnalis

Rabu, 8 Maret 2023 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: jenazah santri Bangkalan yang meninggal dunia akibat dikeroyok, (dok. Syafin Regamedianews).

Caption: jenazah santri Bangkalan yang meninggal dunia akibat dikeroyok, (dok. Syafin Regamedianews).

Bangkalan,- Seorang santri di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, meninggal dunia diduga akibat dikeroyok sekelompok temanya (sesama santri).

Berdasarkan informasi yang dihimpun regamedianews com, kejadian pengeroyokan tersebut terjadi di salah satu pondok pesantren wilayah Kecamatan Geger, Bangkalan.

Kapolsek Geger AKP Suyitno saat dikonfirmasi membenarkan, atas kejadian pengeroyokan terhadap santri, yang dilakukan oleh santri lainnya.

“Iya benar, ada kejadian penganiayaan di pondok pesantren yang dilakukan oleh kakak kelasnya,” ujar Suyitno, Rabu (08/03/2023).

Baca Juga :  Tekuk SMA Muhammadiyah, SMKN 2 Pamekasan Rebut Peringkat 3 FPMP Futsal Cup IV

Lebih lanjut perwira berpangkat tiga balok emas ini mengungkapkan, dari pengeroyokan tersebut, korban (santri) meninggal dunia. Korban dibawa ke Rumah Sakit Bangkalan, guna dilakukan autopsi.

“Iya, santri korban pengeroyokan itu meninggal dunia dan dilakukan autopsi di rumah sakit Bangkalan,” terang Suyitno kepada awak media.

Baca Juga :  Kompak Curi Motor, Pasutri di Pamekasan Diringkus Polisi

Suyitno mengungkapkan, saat ini petugas kepolisian Bangkalan masih memanggil saksi-saksi, guna dimintai keterangan atas peristiwa tersebut.

“Yang jelas ada, sekitar 16 orang diamankan ke Mapolres Bangkalan, untuk dimintai keterangan. Untuk selanjutnya, langsung konfirmasi ke Humas saja ya…!,” imbuhnya.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui motif pengeroyokan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Berita Terkait

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja
Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga
Waspada Longsor Susulan, Puluhan Warga Sana Daya Pamekasan Mengungsi
Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor
Polisi Selidiki Pencurian Kabel Trafo PJU JLS Sampang
Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri
Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward
Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 10:49 WIB

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:53 WIB

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:21 WIB

Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:15 WIB

Polisi Selidiki Pencurian Kabel Trafo PJU JLS Sampang

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:03 WIB

Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB