Setdakab Aceh Selatan Tutup Apel Pengukuhan Kampung Siaga Bencana

- Jurnalis

Jumat, 10 Maret 2023 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kampung Siaga Bencana, Kecamatan Kluet Utara yang belokasi di Gampong Pulo Kambing (foto/ae).

Caption: Kampung Siaga Bencana, Kecamatan Kluet Utara yang belokasi di Gampong Pulo Kambing (foto/ae).

Aceh Selatan,- Bupati Aceh Selatan Tgk Amran yang diwakili oleh Asisten I Setdakab Aceh Selatan Kamrsyah S.Sos, MM mengukuhkan dan uji SOP (Standar Operasional Prosedur) Kampung Siaga Bencana, Kecamatan Kluet Utara yang belokasi di Gampong Pulo Kambing, Jumat (10/3/2023).

 

Pada pengukuhan tersebut turut dihadiri oleh Forkopimda Aceh Selatan, Tim Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kementerian Sosial RI, Tim dari Dinas Sosial Provinsi Aceh, para Kepala SKPK, Kepala Dinas Sosial Aceh Selatan, Pimpinan Instansi Vertikal dan Organisasi, Camat dan Unsur Muspika, para Keuchik, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

 

Asisten I Setdakab Aceh Selatan Kamarsyah S.Sos, MM mengapresiasi setinggi-tingginya atas penyelenggaraan kegiatan fasilitasi pembentukan Kampung Siaga Bencana yang dipusatkan di Gampong Pulo Kambing, Kecamatan Kluet Utara Aceh Selatan.

 

“Kita ketahui bersama, bahwasanya kabupaten aceh selatan merupakan daerah dengan potensi bencana, yang sewaktu-waktu dapat mengancam kehidupan dan penghidupan masyarakat”, ujar Kamarsyah.

 

Lebih jelas Kamarsyah menyampaikan, beberapa waktu terakhir, di berbagai wilayah dalam kabupaten aceh selatan seringkali terjadi bencana banjir, yang diakibatkan oleh curah hujan tinggi, dan kemudian menyebabkan luapan sungai yang membanjiri gampong-gampong di daerah aliran sungai tersebut.

Baca Juga :  Video Viral Gus Miftah Bagi-Bagi Uang di Pamekasan, "Bukan Uang Politik"

 

“Satu tujuan dilaksanakannya kegiatan Kampung Siaga Bencana atau KSB, karena penyelenggaraan penanggulangan bencana tidak semata merupakan tanggung jawab pemerintah saja, namun diharapkan warga masyarakat juga harus mampu berperan aktif dalam upaya-upaya penanggulangan bencana tersebut,” sebutnya.

 

Kamarsyah berharap, dari pelaksanaan kegiatan kampung siaga bencana, yakni kemampuan masyarakat untuk memahami manajemen penanggulangan bencana sesuai dengan kearifan lokal yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung dalam upaya penanggulangan bencana di wilayahnya sebagai upaya pengurangan resiko bencana.

 

Menurutnya, dengan dibentuknya kampung siaga bencana diharapkan dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat dari resiko dan ancaman bencana, dengan cara menyelenggarakan kegiatan penanggulangan berbasis masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam dan manusia yang ada pada lingkungan masyarakat setempat.

 

“Kepada para peserta yang telah mengikuti pelatihan, simulasi, dan ketrampilan yang telah diberikan oleh para pemateri, semoga dapat di-praktek-kan dan diimplementasikan kelak, sewaktu-waktu ada ancaman bencana”, Harap Kamarsyah.

Baca Juga :  DPRD Gelar Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan Terhadap LKPJ Bupati Sampang 2018

 

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Aceh Selatan Junaidi menyebut, pelaksanaan Kampung Siaga Bencana (KSB) dimulai dari tanggal 8-10 Maret 2023 di Gampong Pulo Kambing Kecamatan Kluet Utara.

 

Adapun pelaksanaannya yakni pembukaan dan sosialisasi tentang KSB yang dihadiri oleh perwakilan masyarakat semua desa dalam Kecamatan Kluet Utara.

 

Tujuan dari pelaksanaan KSB ini yakni,

-Meningkatnya pemahaman warga masyarakat mengenai resiko bencana didaerahnya.

 

-Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan berbagai kegiatan pengurangan resiko dan penanggulangan bencana.

 

-Meningkatnya pengetahuan keterampilan pengurus KSB dibidang manajemen penanggulangan bencana didaerahnya.

 

-Meningkatnya kemampuan pengurus KSB dan warga masyarakat untuk melakukan kegiatan kesiapsiagaan dan pengurangan resiko bencana yang kreatif, inovatif, dan berbasis kearifan lokal.

 

-Tercapainya sinkronisasi energi program dan kegiatan penanggulangan bencana antara Kementerian Sosial dengan Kementerian Lembaga terkait.

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB