Pencarian Nelayan Sampang Diberhentikan

- Jurnalis

Senin, 8 Mei 2023 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: anggota Sat Polairud Polres Sampang saat melakukan pencarian korban, (dok. regamedianews).

Caption: anggota Sat Polairud Polres Sampang saat melakukan pencarian korban, (dok. regamedianews).

Sampang,- Tragedi hilangnya Ikhsan, seorang nelayan asal Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, hingga saat ini Senin (08/05/2023), tidak kunjung ditemukan.

Nelayan berusia 63 tahun tersebut, dikabarkan hilang pada Minggu (30/04) siang lalu, saat mencari ikan di laut, tepatnya di perairan Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang.

Pasca tragedi itu, pada Senin (01/05) pagi, ketua kelompok nelayan Pulau Mandangin melaporkan kejadian tersebut ke Sat Polairud Polres setempat, dan selanjutnya dilakukan pencarian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pencariannya, petugas kepolisian berseragam biru ini bersama Tim SAR gabungan, terdiri dari Sat Polairud Polres Sampang, Basarnas wilayah Madura, BPBD Sampang dan Kamladu TNI AL Camplong.

Baca Juga :  Pemdes Pulau Mandangin Salurkan BLT-DD Tahap II Kepada 365 KPM

Namun, hingga satu pekan Operasi SAR pencarian nelayan kelahiran Pulau Mandangin tersebut, tidak kunjung ditemukan, dan pencarian korban diberhentikan sesuai prosedur.

“Pencarian korban selama 7 hari, namun tidak ditemukan. Berdasarkan prosedur, maka pencarian korban diberhentikan,” ujar Kasat Polairud Polres Sampang Iptu Catur Rahardjo, melalui Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto, Senin (08/05) malam.

Catur mengungkapkan, dalam pencariannya difokuskan, mulai lokasi terakhir perahu korban, di posisi koordinat 07° 18′ 092″ S – 113° 5′ 667″ E, ke arah barat sampai perairan Kabupaten Bangkalan.

Baca Juga :  Ciptakan Hidup Sehat, Wahyu Event Organizer Gelar Senam Dayung Bersama Generasi Milenia

“Kami ucapkan terima kasih kepada Tim SAR gabungan, yang telah bersinergi melakukan pencarian terhadap korban, meski pencarian korban tidak membuahkan hasil,” ucap Catur.

Namun sebelumnya, ungkap perwira berpangkat dua balok emas dipundaknya tersebut, Tim SAR gabungan berharap dalam pencarian korban segera ditemukan.

“Kami juga ucapkan terima kasih kepada nelayan Pulau Mandangin dan nelayan Sreseh, yang turut membantu melakukan pencarian terhadap korban (Iksan). Kami turut berduka atas peristiwa ini,” pungkas Catur.

Berita Terkait

Pekerja Proyek di Gorontalo Utara Tewas Mengenaskan
Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang
Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’
36 Wilayah di Jawa Timur Dihantui Cuaca Ekstrem
6 Santri Tewas di Galian Bukit Jaddih Bangkalan
Luapan Sungai Panyiburan Rendam 3 Desa di Sampang
Jalan Raya Jrengik Sampang Terendam Banjir
Polisi Datangi TKP Tewasnya Bocah Sampang

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 20:05 WIB

Pekerja Proyek di Gorontalo Utara Tewas Mengenaskan

Sabtu, 29 November 2025 - 22:02 WIB

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 November 2025 - 15:23 WIB

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Jumat, 21 November 2025 - 17:16 WIB

36 Wilayah di Jawa Timur Dihantui Cuaca Ekstrem

Jumat, 21 November 2025 - 07:11 WIB

6 Santri Tewas di Galian Bukit Jaddih Bangkalan

Berita Terbaru

Caption: mengenaskan, kepala korban terjepit drum mixer truk molen dan berlumuran darah, (dok. Yusrianto, Rega Media).

Peristiwa

Pekerja Proyek di Gorontalo Utara Tewas Mengenaskan

Minggu, 30 Nov 2025 - 20:05 WIB

Caption: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menerima piagam penghargan kabupaten terbaik dalam penerapan keterbukaan informasi publik, (dok. Kursi, Rega Media).

Daerah

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025

Minggu, 30 Nov 2025 - 12:02 WIB

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB