BNNP Jatim Libatkan Tomas & Toga Tekan Peredaran Narkoba

- Jurnalis

Rabu, 27 September 2023 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kepala BNNP Jatim didampingi Wakil Bupati Sampang, saat rapat koordinasi kelembagaan, (dok. regamedianews).

Caption: Kepala BNNP Jatim didampingi Wakil Bupati Sampang, saat rapat koordinasi kelembagaan, (dok. regamedianews).

Sampang,- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur, terus berupaya mencegah dan menekan peredaran narkoba di Kabupaten Sampang, Madura.

Diantaranya, dengan menggandeng tokoh masyarakat (tomas) dan tokoh agama (toga), karena memiliki peran penting dalam memberikan kesadaran terhadap masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Mohammad Aris Purnomo, saat rapat koordinasi (rakor) kelembagaan pemberantasan narkoba, di aula Hotel Bahagia, Selasa (26/09/2023) kemarin.

Aris mengatakan, pihaknya berupaya menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat, guna menekan peredaran narkoba yang akhir-akhir ini masih marak di Sampang.

Baca Juga :  Banyaknya Revisi Data, Kota Cimahi Alami Keterlambatan Banprov

“Arahan dari tokoh masyarakat dan tokoh agama sangat penting, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang bahaya narkoba,” ujarnya.

Oleh karena itu, tandas Aris, melalui peran aktif para tokoh bisa membentuk generasi muda Indonesia yang berkualitas, produktif, nasionalis dan berkarakter.

“Salah satunya, mengajak mereka menjauhi dan mencegah peredaran, ataupun penyalahgunaan narkoba,” pungkas jenderal polisi berpangkat bintang satu.

Sementara, Wakil Bupati Sampang H.Abdullah Hidayat yang saat itu hadir dalam rakor tersebut mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk memberantas narkoba.

Baca Juga :  Lagi – lagi Miras Memakan Korban, Pemuda di Sumenep Tewas

“Adanya pemberantasan narkoba di Sampang akan lebih optimal, karena lembaga ini dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat melalui edukasi, sosialisasi dan penindakan,” ucapnya.

Menurut Abdullah Hidayat, narkoba menjadi PR bersama, termasuk para tokoh didalamnya, untuk melakukan pemberantasan, agar Sampang Bebas Narkoba terwujud.

“Sampang daerah zona merah, sehingga dengan sinergi bersama tokoh diharapkan dapat memberantas peredaran narkoba,” tegasnya.

Untuk sekedar diketahui, dalam kegiatan rakor tersebut, dihadiri Ketua PCNU Sampang, PD Muhammadiyah, Baznas, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Sampang.

Berita Terkait

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan
Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional
Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri
Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027
Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:51 WIB

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:34 WIB

Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:55 WIB

Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:41 WIB

Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Berita Terbaru

Caption: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, saat diwawancara awak media di ruang lobby kantornya, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Feb 2026 - 18:51 WIB