Sampang Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

- Jurnalis

Kamis, 30 November 2023 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Forkopimda Sampang cek kesiapan peralatan antisipasi bencana alam, (dok. regamedianews).

Caption: Forkopimda Sampang cek kesiapan peralatan antisipasi bencana alam, (dok. regamedianews).

Sampang,- Dalam rangka kesiapan penanggulangan bencana alam hidrometeorologi, Forkopimda Sampang Jawa Timur, mulai mempersiapkan peralatan.

Hal itu terlihat, saat dilaksanakan apel pasukan dan peralatan antisipasi bencana alam, di halaman Mako Polres setempat, Kamis (30/11/2023) pagi.

Kapolres Sampang AKBP Siswantoro menyampaikan, secara geografis dan geologis Provinsi Jawa Timur sangat rentan terhadap bencana alam.

“Setidaknya ada 22 daerah yang rawan terjadinya bencana Hidrometeorologi,” sebut Siswantoro, membacakan sambutan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto.

Dari data BPS tahun 2022, jelas Siswantoro, prosentase bencana yang terjadi, bencana banjir menduduki peringkat pertama sebanyak 45% atau 153 kejadian.

Baca Juga :  Belum Kembalikan Mobdin, Pemkab Hentikan Tunjangan Dua Oknum DPRD Sampang

Selanjutnya bencana puting beliung 26% dan bencana tanah longsor 12% atau 56 kejadian.

“Hal ini menunjukkan, sekitar 89% dari total bencana di Jawa Timur didominasi bencana Hidrometeorologi,” ujarnya.

Maka dari itu, imbuh Siswantoro, dihimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, karena saat ini sudah memasuki musim penghujan.

“Menurut data BMKG, wilayah Jawa Timur akan memasuki musim penghujan pada bulan November 2023, puncaknya Januari hingga Februari 2024,” jelasnya.

Sedangkan pelaksanaan apel gelar pasukan, imbuh Siswantoro, meningkatkan kesiapsiagaan, mempersiapkan peralatan yang akan dipergunakan untuk mengantisipasi bencana alam.

Baca Juga :  Tahun 2018, Jumlah Penderita HIV/AIDS di Pamekasan Bartambah

“Pelaksanaan apel ini, momentum yang tepat bagi satuan pelaksanaan penanggulangan bencana untuk melakukan sinergi dan konsolidasi,” tandasnya.

Kendati demikian, bencana alam merupakan sesuatu yang sulit di prediksi, namun bisa melakukan antisipasi melalui mitigasi bencana.

“Hal itu, untuk meminimalisir dampak-dampak yang akan timbul dari bencana tersebut,” pungkas Siswantoro.

Pelaksanaan apel ini, ungkap Siswantoro, menjadi bukti bahwa TNI-Polri dan Pemkab Sampang siap menghadapi bencana alam.

“Kami siap memberikan bantuan secara optimal kepada masyarakat, khususnya menjelang perayaan Natal 2023, tahun baru 2024 dan Pemilu serentak tahun 2024,” pungkasnya. (hry)

Berita Terkait

Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang
Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025
Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif
Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal
“Gulung Tikar” SDN Batuporo Timur 1 Sampang Tinggal Menunggu Waktu
Musrenbang RKPD 2027, Bupati Sampang: UHC Tetap Prioritas
Luthfiadi Nahkodai JMP: Tekankan Pers Bermartabat
Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:42 WIB

Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:36 WIB

Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:02 WIB

Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:07 WIB

Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal

Senin, 26 Januari 2026 - 22:26 WIB

“Gulung Tikar” SDN Batuporo Timur 1 Sampang Tinggal Menunggu Waktu

Berita Terbaru

Caption: Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan Pamekasan, Jl.Kesehatan, Barurambat Kota, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

PLN Pamekasan Beberkan Penyebab Listrik Padam

Selasa, 27 Jan 2026 - 20:43 WIB

Caption: Pengurus SMSI Sampang saat menyambangi kaum dhuafa, (dok. foto istimewa).

Sosial

Jelang HPN 2026, SMSI Sampang Berbagi Kepada Dhuafa

Selasa, 27 Jan 2026 - 19:47 WIB

Caption: ilustrasi, seorang santriwati duduk termenung di bawah pohon mangga di sekitar masjid didekat jembatan tol Suramadu, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:31 WIB