Massa PABPDSI Demo PJ Bupati Sampang

- Jurnalis

Kamis, 16 Mei 2024 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: demonstran saat memadati depan kantor Bupati Sampang, (dok. regamedianews).

Caption: demonstran saat memadati depan kantor Bupati Sampang, (dok. regamedianews).

Sampang,- Kesekian kalinya, Penjabat (PJ) Bupati Sampang Rudi Arifiyanto kembali didemo ribuan massa, Kamis (16/05/2024) siang.

Demo kali ini, massa tergabung dalam Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Sampang.

Demonstran yang rata-rata terdiri dari ratusan anggota BPD itu, menuntut agar PJ Bupati Rudi Arifiyanto mundur dari jabatan.

Tuntutan tersebut, pasca terbitnya surat keputusan Bupati, tentang tim evaluasi kinerja Penjabat Kepala Desa Kabupaten Sampang.

Baca Juga :  Membantu Tanpa Pamrih, Kapolsek Jrengik Dipuji Pemudik

Holip korlap aksi mengatakan, demo ini menindak lanjuti dugaan tindakan penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan PJ Bupati Sampang.

Menurut Holip, surat keputusan itu telah menabrak norma dan ketentuan berlaku, untuk memuluskan kepentingan politik tertentu.

“Makanya, menjelang Pilkada Sampang, Penjabat (PJ) Kepala Desa dievaluasi,” ujar Holip, Kamis (16/05) siang.

Maka dari itu, tegas Holip, pihaknya menuntut pertanggungjawaban PJ Bupati, dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah.

Baca Juga :  Tolak RUU Permusikan, KOMPAK dan CEKAMP Lakukan Aksi Didepan DPRD Pamekasan

“Kami mendesak PJ Bupati Sampang mundur dari jabatannya, karena terkesan hanya menjadi boneka politik semata,” pungkasnya.

Disisi lain, saat demonstrasi berlangsung, nyaris terjadi kericuhan, lantaran demonstran mencoba merengsek masuk untuk menemui PJ Bupati.

Sementara, Anang Djunaidi Sekretaris Tim Evaluasi PJ Kades saat menemui demonstran menyampaikan, jika PJ Bupati Sampang tidak dapat menemui.

“Pak PJ Bupati tidak ada di kantor, karena ada kegiatan diluar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP
Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal
Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!
Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 20:09 WIB

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Februari 2026 - 14:07 WIB

Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal

Senin, 2 Februari 2026 - 11:18 WIB

Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Berita Terbaru

Caption: Disdikbud Pamekasan saat rapat koordinasi dan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP, (sumber foto. laman resmi Pemkab Pamekasan).

Daerah

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Feb 2026 - 20:09 WIB

Caption: anggota Satreskrim Polres Sumenep tunjukkan barang bukti kasus pembunuhan pria bersarung berinisial M, (sumber foto. Polres Sumenep).

Hukum&Kriminal

Pelaku Pembunuhan Pria Bersarung di Sumenep Akhirnya Tertangkap

Senin, 2 Feb 2026 - 18:41 WIB

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB