PWS Godok Independensi Pers di Momen Pilkada Sampang 2024

- Jurnalis

Kamis, 22 Agustus 2024 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: pemotongan tumpeng peringati HUT PWS ke-10 sebelum dilaksanakan raker, (dok. regamedianews).

Caption: pemotongan tumpeng peringati HUT PWS ke-10 sebelum dilaksanakan raker, (dok. regamedianews).

Yogyakarta,- Independensi pers pada momen Pilkada 2024, menjadi tema utama Persatuan Wartawan Sampang (PWS), saat rapat kerja di kota Yogyakarta.

Raker sekaligus memperingati HUT PWS ke-10 tersebut, menghasilkan beberapa catatan, salah satunya meningkatkan kinerja profesional wartawan.

Tahiruddin anggota PWS mengatakan, raker itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan kekompakan dan soliditas anggota.

“Kita diskusi internal, untuk mengasah kemampuan di bidang jurnalistik, termasuk menyikapi momen Pilkada 2024,” tuturnya, Kamis (22/08/24).

Terkait independensi dalam Pilkada Sampang, ia berharap PWS benar-benar menjaga netralitas, dalam menjalankan profesinya.

“Berharap anggota PWS, bisa menjalankan fungsi persnya lebih clear dan transparan, tetap netral dan utamanya independen,” ujar Tahiruddin.

Baca Juga :  BAWASLU Launching Ngobrol Pemilu dan Pilkada (NgoPi)

Wartawan RRI ini menjelaskan, potensi konflik sosial karena fanatisme politik dimungkinkan bisa muncul.

Karena itu, wartawan juga diminta mempertimbangkan faktor tersebut, agar dalam pemberitaannya tidak menimbulkan konflik.

“Pada momen Pilkada, banyak hal menjadi pertimbangan serta potensi konflik. Apalagi di Sampang, dinamika kontestasinya telah terasa,” ungkapnya.

Dengan menjaga independensinya, tegas Tahiruddin, maka pers dapat tetap menjalankan salah satu fungsi utamanya.

“Yakni, mencerahkan dan meningkatkan literasi politik, sekaligus mampu meredam berbagai potensi polarisasi dan perpecahan di masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Kabupaten Sampang Darurat Kasus Campak

Menurutnya, independen berarti memberitakan fakta sesuai dengan suara hati nurani, tanpa intervensi dari pihak lain, termasuk pemilik perusahaan pers.

Oleh karena itu, kata wartawan akrab disapa cak Tahir, dalam Pilkada 2024, pers dapat memberikan informasi kepada masyarakat secara utuh.

“Selain itu, juga menyajikan informasi berimbang, profesional, guna menjaga kepercayaan masyarakat kepada media,” tandasnya.

Cak Tahir menamabahkan, apabila fungsi pers dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada, maka ini akan dikatakan berhasil.

“Karena masyarakat diberi kesempatan untuk berdialog dan sebagainya atas pemberitaan yang media sampaikan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden
Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran
Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti
Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi
Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama
Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani
Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:03 WIB

Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:22 WIB

Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:57 WIB

Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:11 WIB

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:21 WIB

Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, didampingi Pembina Sampang Kreatif Andi Sulfa dan Plt Kepala Diskopindag Sampang Zaiful Muqaddas, saat meninjau stan Bazar UMKM, (dok. foto istimewa).

Ekonomi

Sampang Kreatif Geliatkan Ekonomi Lewat Bazar UMKM

Minggu, 8 Feb 2026 - 01:24 WIB

Caption: Kanit Resmob Satreskrim Polres Sampang bersama Kapolsek Kedungdung dan anggotanya, saat mengamankan dua pelaku penganiayaan guru tugas, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Polisi Tangkap Wali Santri Penganiaya Guru Tugas di Sampang

Sabtu, 7 Feb 2026 - 17:26 WIB

Caption: ilustrasi pasangan suami istri di Kabupaten Bangkalan digerebek polisi saat asyik pesta sabu-sabu didalam kamar rumahnya, (dok. Redaksi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pasutri Pengedar Sabu di Bangkalan Digerebek Polisi Saat Nyabu

Sabtu, 7 Feb 2026 - 10:17 WIB