Napi Lapas Narkotika Pamekasan Mendadak Dites Urine

- Jurnalis

Kamis, 17 Oktober 2024 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: petugas Lapas Narkotika Pamekasan pantau langsung pelaksanaan tes urine warga binaan.

Caption: petugas Lapas Narkotika Pamekasan pantau langsung pelaksanaan tes urine warga binaan.

Pamekasan,- Narapidana (Napi) Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Jawa Timur, mendadak dites urine.

Laporan yang diterima awak media ini, tes urine dilakukan secara acak, Kamis (17/10/2024).

Hal itu, sebagai langkah preventif dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba didalam Lapas Narkotika.

“Tes urine ini, untuk memastikan di lingkungan Lapas bersih dari narkoba,” ujar Kalapas Narkotika Pamekasan Yhoga Aditya Ruswanto.

Yhoga menjelaskan, tes urine bertempat di klinik Pratama Lapas. Ia menyebut, ada 11 napi dites urine secara acak.

Baca Juga :  Dua Unit Ruko Hangus Terbakar di Tapaktuan

“Tes urinenya dilakukan tim medis Lapas,” ungkapnya kepada awak media.

Menurut Yhoga, tes urine ini merupakan komitmennya dalam mendukung program pemerintah, memberantas peredaran narkotika.

“Terutama di lingkungan Lapas. Kami berkomitmen menciptakan lingkungan sehat dan bebas dari narkoba bagi warga binaan,” ujarnya.

Tes ini dilakukan secara berkala dan tanpa pemberitahuan, sehingga dapat memberikan efek jera.

Baca Juga :  Harlah Pancasila, Kapolda Sumut Ajak Bangun Peradaban

“Terutama kepada mereka yang berencana untuk menyalahgunakan narkoba didalam Lapas,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumenep, untuk melakukan pengawasan ketat.

“Hasil tes ini akan menjadi bahan evaluasi, untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya,” tandasnya.

Untuk diketahui, bahwa hasil dari test urine tidak ditemukan napi/warga binaan yang positif menggunakan narkoba.

Berita Terkait

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya
Pemkab Pamekasan Matangkan Penyambutan Valen D’Academy 7
Buntut Kasus RS Nindhita, DPRD Sampang Didemo

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:11 WIB

Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi

Rabu, 31 Desember 2025 - 10:01 WIB

Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:39 WIB

Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terbaru

Caption: Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kabupaten Bangkalan, Abd Kholik, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Jumat, 2 Jan 2026 - 09:03 WIB

Caption: Kasi Humas Kepolisian Resor Sampang AKP Eko Puji Waluyo, saat diwawancara awak media di ruangan kerjanya, (dok. Harry, Rega Media).

Hukum&Kriminal

Bogem Nelayan Pamekasan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Kamis, 1 Jan 2026 - 21:49 WIB

Caption: dua pelaku curanmor inisial AA dan ZA tengah diperiksa penyidik Satreskrim, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Dua Bandit Motor Asal Camplong Berhasil Diringkus

Kamis, 1 Jan 2026 - 08:08 WIB