Jadi Dosen Dadakan, Mas Tre’ Branding Ekonomi Kreatif

- Jurnalis

Jumat, 8 November 2024 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: R Indra Septriyanto memaparkan tentang tatacara berwirausaha dengan branding produk kreatif kepada mahasiswa Unira, (dok. regamedianews).

Caption: R Indra Septriyanto memaparkan tentang tatacara berwirausaha dengan branding produk kreatif kepada mahasiswa Unira, (dok. regamedianews).

PAMEKASAN,- R Indra Septriyanto atau dikenal Mas Tre’ Project, mendadak diberi kepercayaan menjadi dosen oleh Universitas Madura (Unira).

Melalui dekan fakultas ekonomi dan bisnis, Dr.Rachman Hakim, mas Tre’ diminta menjadi dosen praktisi kewirausahaan.

Pria yang juga aktif sebagai konten kreator ini sempat tidak percaya, karena dirinya bukan basic dari akademisi.

“Tapi ini suatu kebanggaan, karena mengajarkan pengalaman di lapangan tentang wirausaha,” ujarnya, Jumat (08/11/24).

Kemudian dapat berbagi ilmu, pengalaman dan keterampilan kepada mahasiswa lewat kegiatan mengajar.

“Saya berikan metode yang dimiliki, berwirusaha dengan tata cara baik dan benar, serta strategi marketing,” bebernya.

Disitu, kata mas Tre’, diselipkan personal branding dan seputar ekonomi kreatif, dengan proses ekonomi yang membutuhkan gagasan.

Baca Juga :  Ikut Berduka Untuk Palu, Pemprov Gorontalo Tunda Festival Karawo

“Ide kreatif dalam memproduksi dan distribusi juga diperlukan, namun disampuli dengan kemampuan intelektual,” tandasnya.

Menurut mas Tre’, ekonomi kreatif yang dikembangkan dengan memperhatikan kearifan lokal, merupakan solusi alternatif.

“Tentu dapat mendorong perkembangan ekonomi kreatif, untuk menjadi lebih mandiri terutama di daerah,” ungkapnya.

Terutama, di daerah yang memiliki produk-produk yang mencerminkan budaya masing-masing.

“Sehingga berdampak kemajuan UMKM dan semua sektor untuk daerah itu sendiri,” pungkasnya kepada awak media.

Contoh simpel, dirinya berteori diluar kelas seperti di Arek Lancor, termasuk turun langsung ke warung makanan penyettan.

“Kita bisa melihat langsung aktifitas ekonomi disana,” ucapnya.

Disisi lain, ia juga memberikan tugas tentang inovasi produk kreatif, agar mahasiswa lebih peka dan tahu caranya membuat.

Baca Juga :  Rutan Sampang Wujudkan Program Ketahanan Pangan

“Harus bisa mengkonsep produk yang akan dibuat, seperti ide bisnis serta melakukan riset pasar,” ujar mas Tre’.

Dirinya juga menjelaskan ke mahasiswa, tentang pentingnya media sosial terhadap membangun usaha atau bisnis.

“Salah satu manfaat terbesar media sosial, untuk menjangkau pelanggan di mana saja dan kapan saja,” tandasnya.

Dengan media sosial, imbuh mas Tre’, dapat membuat konten menarik dan membagikannya kepada calon pelanggan dalam hitungan detik.

“Bahkan dapat memperluas jangkauan bisnis,” ucapnya.

Disatu sisi, ia juga mengajarkan membuat produk dengan branding menarik, dan langsung terjun praktek jualan di car free day.

“Mereka (mahasiswa Unira) antusias, semoga metode belajarnya sangat bermanfaat, khususnya fakultas ekonomi dan bisnis,” pungkasnya.

Berita Terkait

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:11 WIB

Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi

Berita Terbaru

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB

Caption: tampak bagian depan truk yang terlibat kecelakaan di jalan raya Camplong ringsek, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang

Sabtu, 3 Jan 2026 - 12:11 WIB