KPU Sampang Diguyur Protes Pemindahan TPS

- Jurnalis

Kamis, 21 November 2024 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Komisioner KPU Sampang, Karimullah, saat diwawancara awak media, (dok. regamedianews).

Caption: Komisioner KPU Sampang, Karimullah, saat diwawancara awak media, (dok. regamedianews).

SAMPANG, Beberapa hari terakhir Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang, Jawa Timur, diprotes soal pemindahan Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Hal itu diketahui, setelah warga dari beberapa desa berkirim surat, terkait TPS yang dinilai tidak sesuai kordinat dan jauh dari domisili pemilih.

Diantaranya, seperti yang disampaikan tokoh masyarakat Ketapang Timur, bahwanya banyak warga mengeluh jauhnya posisi TPS.

“Bahkan ada dua TPS justru berada di desa berbeda atau lintas desa,” ujar H.Hasan perwakilan Gabungan Tokoh Masyarakat (GTM) Ketapang Timur.

Baca Juga :  Icha Lovers Kecam Pengrusakan Fasilitas Alun-Alun Sampang

Ia menjelaskan, ada beberapa pertimbangan yang disampaikan ke KPU, terkait pemindahan TPS tersebut.

“Kami lampirkan beberapa bukti, dan tanda tangan persetujuan tokoh,” ungkap H.Hasan saat ditemui awak media di kantor KPU Sampang, Rabu (20/11/24).

Untuk protes pemindahan letak TPS, imbuh H.Hasan, ada beberapa point diantaranya, TPS 10 jauh dari pemukiman warga.

“TPS_nya berada di hutan, TPS tidak sesuai domisili Daftar Pemilih Tetap (DPT), TPS diluar desa dan TPS terletak di lokasi rawan konflik,” terangnya.

Baca Juga :  Pembatas Jalan Diponegoro Sampang Rawan Jadi Jalur Tengkorak

Ia menegaskan, hal tersebut perlu mendapat kajian dan pengecekan kembali oleh penyelenggara Pilkada di Kabupaten Sampang.

“Jangan sampai peristiwa bentrok antar pendukung beberapa waktu lalu terulang kembali,” ungkapnya.

Sementara itu, Karimullah komisioner KPU Sampang mengatakan, pihaknya akan mengkroscek atas aduan tokoh masyarakat tersebut.

“Kami akan kroscek lagi kondisi dan fakta di lapangan,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi awak media.

Untuk diketahui, selain terima protes dari Desa Ketapang Timur, sebelumnya KPU juga disurati warga dari Kecamatan Kedundung dan Robatal.

Berita Terkait

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:48 WIB

Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Berita Terbaru

Caption: penyerahan tongkat dan tasbih isyarah pendirian NU diserahkan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, (dok. foto istimewa).

Nasional

Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Senin, 5 Jan 2026 - 08:18 WIB

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB