Penyanyi Dangdut Asal Sampang Madura Dilaporkan Ke Polisi

- Jurnalis

Kamis, 13 Maret 2025 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Mako Polres Sampang, (dok. regamedianews).

Caption: Mako Polres Sampang, (dok. regamedianews).

Sampang,- Penyanyi dangdut inisial SL dan adiknya inisial GK, asal Sampang Madura Jawa Timur, dilaporkan ke polisi.

Pasalnya, penyanyi dangdut berdomisili di Kelurahan Banyuanyar ini, tersandung tindak pidana dugaan penganiayaan terhadap wanita inisial ST.

Informasi yang dihimpun regamedianews, dugaan penganiayaan tersebut terjadi di jalan raya Kristal Torjun, pada Rabu (12/3/25) malam.

Usut diusut, aksi dugaan kekerasan fisik GK dan SL terhadap ST,  dipicu lantaran tersinggung saat telepon via whatsapp.

Akibatnya, ST (korban, warga Torjun) mengalami luka-luka disebagian tubuhnya, hingga berujung pelaporan ke Polres Sampang, Kamis (13/3) pagi.

Inisial AF (55) ayah korban mengaku tidak terima, atas dugaan kekerasan yang dilakukan GK dan SL terhadap putrinya.

Baca Juga :  Pimpin Sertijab 3 Perwira, Kapolres Bangkalan: Masalah Begal dan Curanmor Atensi Khusus

“Sangat tidak terima, makanya saya laporkan ke polisi, biar diproses hukum,” ujar AF kepada awak media ini.

Bahkan dirinya tidak menampik, terduga pelaku yang dilaporkan salah satunya adalah penyanyi dangdut (inisial SL).

“Saya laporkan agar tidak semena-mena, biar menjadi efek jera,” tegas pria yang cukup berkecimpung dikalangan aktivis Sampang ini.

Ia mengungkapkan, dugaan penganiayaan tersebut, bermula saat putrinya menerima telepon whatsapp dari teman sekolahnya (PA).

“Dalam percakapan itu menyampaikan: tidur terus ceweknya cantikan saya,” beber AF menirukan percakapan putrinya.

Baca Juga :  Bantuan Beras Kemensos Bau Apek, Wagub Jatim Minta Stop Distribusi

Namun percakapan tersebut terdengar oleh GK, saat itu tengah telepon dengan SF yang kebetulan ada disebelah teman putrinya.

“Mengaku tersinggung, akhirnya GK bersama SL mengajak ketemu putri saya, supaya meminta maaf dengan direkam video,” jelasnya.

Lantas, imbuh AF, putrinya menolak dan disaat itulah terjadi cekcok kemudian berujung penganiayaan.

“Akibatnya, putri saya mengalami luka-luka dibagian leher depan belakang dan tangan kiri,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sampang Ipda Andi Amin membenarkan, atas adanya laporan tersebut.

“Iya benar mas, kami menerima laporan itu,” ujar singkat Andi, saat dikonfirmasi via telepon whatsappnya, Kamis (13/3) siang.

Berita Terkait

Ditlantas Polda Jatim Tes Urine Sopir Bus di Sampang
Operasi Keselamatan: Polres Bangkalan Tekan Angka Kecelakaan
Terekam CCTV, Maling Motor Penjaga Warung Madura Ditangkap
Pelaku Pembunuhan Pria Bersarung di Sumenep Akhirnya Tertangkap
Polres Sampang Dalami Motif Kematian Fauzen
Kapolres Sampang: 3 Bulan Nihil Ungkap Kasus, Kapolsek Siap-Siap Dicopot
Teridentifikasi, Teka-Teki Kerangka Manusia di Sampang Terungkap
Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:08 WIB

Ditlantas Polda Jatim Tes Urine Sopir Bus di Sampang

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:50 WIB

Operasi Keselamatan: Polres Bangkalan Tekan Angka Kecelakaan

Senin, 2 Februari 2026 - 22:56 WIB

Terekam CCTV, Maling Motor Penjaga Warung Madura Ditangkap

Senin, 2 Februari 2026 - 18:41 WIB

Pelaku Pembunuhan Pria Bersarung di Sumenep Akhirnya Tertangkap

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:32 WIB

Polres Sampang Dalami Motif Kematian Fauzen

Berita Terbaru

Caption: Operasi Keselamatan Semeru 2026, petugas mengecek urine sopir bus di Terminal Trunojoyo Sampang, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Ditlantas Polda Jatim Tes Urine Sopir Bus di Sampang

Rabu, 4 Feb 2026 - 08:08 WIB

Caption: Pj Pemimpin Cabang BRI Bangkalan, Dwi Floresvita RA, secara simbolis menyerahkan klaim asuransi nasabah, (dok. foto istimewa).

Ekonomi

Ahli Waris Nasabah BRI Bangkalan Terima Santunan Rp52 Juta

Selasa, 3 Feb 2026 - 23:58 WIB