Puluhan Desa di Sampang Terancam Kekeringan

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025 - 23:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Candra Rhomadani Amin.

Caption: Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Candra Rhomadani Amin.

Sampang,- Hampir 100 desa dari 180 desa di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, terancam kekeringan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, sebanyak 77 desa masuk kategori kering kritis.

“77 desa tersebut tersebar di 10 kecamatan,” ujar Kalaksa BPBD Sampang, Candra Ramadhani, Senin (25/8/25).

Ia menjelaskan, terdapat 6 desa di 2 kecamatan, tergolong kategori kekeringan langka.

“Selain itu, 12 desa di 3 kecamatan masuk kategori kekeringan langka terbatas,” terang Candra.

Baca Juga :  Pasca Pengumuman DCS Bacaleg, KPU Sumenep Belum Terima Aduan Masyarakat

Maka, apabila catatan tersebut digabungkan, sebanyak 95 desa terdampak kekeringan tahun ini.

“Kami sudah mengajukan anggaran dropping air Rp150 juta, untuk membantu masyarakat,” bebernya.

Oleh sebab itu, ungkap Candra, ia berharap anggaran yang diajukan segera terealisasi.

“Supaya distribusi air bersih segera terlaksana dan merata,” ujar orang nomor satu di kantor BPBD Sampang.

Baca Juga :  Jahitan Operasi Sesar Rantas, RS Nindhita Masih Pungut Rp 3 Juta Dari Pasien BPJS

Menurut Candra, dropping air kepada masyarakat yang terdampak kekeringan, sangat penting.

“Karena, musim kemarau di Sampang diperkirakan masih berlangsung hingga September 2025,” ungkapnya.

Kendati demikian, ia menghimbau masyarakat tetap memanfaatkan sumber air yang ada.

“Mudah-mudahan, kesulitan air bersih yang terjadi di desa-desa dapat segera teratasi,” pungkas Candra.

Penulis : Harry

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terbaru

Caption: Dandim 0826 Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko menyampaikan sambutannya, saat acara coffe morning bersama insan pers, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Jumat, 16 Jan 2026 - 14:23 WIB

Caption: Kasi Humas Kepolisian Resor Sampang AKP Eko Puji Waluyo, saat diwawancara awak media di ruangan kerjanya, (dok. Harry, Rega Media).

Hukum&Kriminal

Polisi Selidiki Pencurian Kabel Trafo PJU JLS Sampang

Jumat, 16 Jan 2026 - 10:15 WIB

Caption: tiang trafo lampu penerangan jalan umum di JLS yang menjadi sasaran pelaku pencurian, (sumber foto: PLN ULP Sampang).

Peristiwa

Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:03 WIB