Wamenko Tekankan Netralitas ASN di Lingkungan Lapas

- Jurnalis

Senin, 15 September 2025 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: seluruh pegawai Lapas Narkotika Pamekasan, saat mengikuti apel virtual bersama Kemenkum HAM Imipas, (foto istimewa).

Caption: seluruh pegawai Lapas Narkotika Pamekasan, saat mengikuti apel virtual bersama Kemenkum HAM Imipas, (foto istimewa).

Pamekasan,- Pegawai Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Jawa Timur, ikuti apel virtual bersama Kementerian Hukum HAM dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Apel yang dipusatkan di Lapangan Merah Kemenko itu, diikuti seluruh Kanwil UPT Lapas di seluruh Indonesia, Senin (15/9/25) pagi.

Apel tersebut, dipimpi langsung Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan.

Dalam amanatnya, Otto Hasibuan menyoroti situasi nasional yang tengah diwarnai aksi unjuk rasa, dari berbagai elemen masyarakat.

Menurutnya, fenomena tersebut merupakan bukti nyata, demokrasi di Indonesia hidup, dinamis.

“Mampu menyalurkan aspirasi publik melalui mekanisme yang sah,” ujar Otto.

Namun demikian, ia mengingatkan, dinamika demokrasi ini harus diimbangi komitmen bersama, untuk menjaga stabilitas dan ketertiban umum.

Momentum seperti ini menjadi ujian nyata bagi netralitas ASN. Kita dituntut untuk tetap tegak lurus pada aturan.

Baca Juga :  Bantuan Honor Guru Ngaji Tahun 2018 di Sampang Urung Dibagikan

“Menjauhkan diri dari polarisasi politik, serta menempatkan kepentingan bangsa dan negara diatas segalanya,” tegas Otto.

Otto menambahkan, netralitas ASN bukan sekadar slogan, tetapi fondasi yang memastikan pelayanan publik berjalan secara profesional.

Dalam amanatnya, Otto Hasibuan juga menegaskan tiga poin penting terkait netralitas ASN, yaitu:

1. Netral dalam sikap dan tindakan. ASN diharapkan tidak menunjukkan keberpihakan dalam sikap maupun perilaku sehari-hari, baik di dalam maupun di luar lingkungan kerja.

2. Netral dalam pelayanan publik. ASN harus memberikan pelayanan yang setara dan adil kepada seluruh masyarakat tanpa diskriminasi.

3. Netral dalam pengambilan keputusan birokrasi, setiap kebijakan atau keputusan yang diambil ASN harus berlandaskan aturan, bukan kepentingan pribadi atau kelompok.

Selain penekanan pada netralitas, Otto Hasibuan menyampaikan lima pesan penting:

1. ASN adalah perekat bangsa, yang memiliki peran vital dalam menjaga keutuhan NKRI.

Baca Juga :  Gegara Razia, PSK Bertarif 250 Ribu Di Sampang Gagal Indehoy

2. Profesionalitas ASN harus tercermin melalui kinerja nyata dan dedikasi dalam pelayanan publik.

3. ASN wajib menjaga integritas dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas.

4. ASN harus cerdas dalam menghadapi era digital, memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan publik.

5. Sinergi antarinstansi menjadi keharusan, untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Partisipasi Lapas Narkotika Pamekasan dalam apel ini menunjukkan komitmen kuat, untuk selalu mendukung kebijakan pemerintah.

Kalapas Narkotika Kusnan mengapresiasi langkah Kemenko, dalam menyelenggarakan kegiatan ini, sebagai sarana penguatan integritas dan profesionalitas jajaran pegawai.

“Kami berharap seluruh pegawau Lapas, dapat terus meningkatkan kedisiplinan, profesionalitas, serta netralitas dalam bekerja,” ujarnya.

Semua ini, imbuh Kusnan, demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang baik.

Penulis : Red

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama
Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang
PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Selasa, 6 Januari 2026 - 08:52 WIB

DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”

Senin, 5 Januari 2026 - 18:38 WIB

Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama

Senin, 5 Januari 2026 - 12:39 WIB

Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Berita Terbaru

Caption: tidak perlu antre ke rumah sakit, masyarakat Sampang bisa menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk daftar berobat (dok. Harry Rega Media).

Kesehatan

Berobat Ke RSUD Sampang Kini Bisa Daftar Online

Selasa, 6 Jan 2026 - 17:32 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Pencurian Dominasi Kriminalitas di Sumenep

Selasa, 6 Jan 2026 - 16:07 WIB

Caption: Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Sampang, Sudarmanta, saat diwawancara awak media, (dok. foto istimewa).

Daerah

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Selasa, 6 Jan 2026 - 14:04 WIB

Caption: Komisi II DPRD Pamekasan saat sidak Sentra Batik Kalampar yang mangkrak, (dok. Kurdi, Rega Media).

Daerah

DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”

Selasa, 6 Jan 2026 - 08:52 WIB

Caption: Kasi Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama, dampingi Kasat Reskrim AKP Hafid Dian Maulidi saat diwawancara awak media, (dok. Syafin, Rega Media).

Hukum&Kriminal

Polres Bangkalan Amankan Pelaku Penganiayaan Pasutri di Galis

Senin, 5 Jan 2026 - 23:12 WIB