Jumlah SPPG di Sampang Tak Capai Target

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: ilustrasi SPPG, (dok. regamedianews).

Caption: ilustrasi SPPG, (dok. regamedianews).

Sampang,- Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sampang, Madura, Jawa Timur, belum mencapai target.

Pasalnya, dari 93 SPPG yang ditentukan Badan Gizi Nasional (BGN), hanya 35 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) telah beroperasi.

Hal tersebut, diungkapkan Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Sampang, Sudarmanto, kepada awak media.

“Target Kabupaten Sampang 93 dapur, yang sudah ada masih 35 dapur tersebar di 13 kecamatan,” ujarnya.

Sudarmanto menyebutkan, 35 dapur MBG tersebut diantaranya di Kecamatan Sampang ada 3 dapur, Camplong 2 dapur dan Omben 1 dapur.

Baca Juga :  Realisasi Pembangunan Dana Desa Angsokah Jadi Sorotan DPRD Sampang

Torjun 4 dapur, Jrengik 3 dapur, Sreseh 1 dapur, Ketapang 6 dapur, Sokobanah 1 dapur dan Banyuates 2 dapur.

“Selain itu juga, Kedungdung 1 dapur, Tambelangan 4 dapur, Robatal 3 dapur dan Karang Penang 4 dapur,” jelasnya.

Disinggung ihwal pengawasan di lapangan seperti apa, Sudarmanto belum memberikan penjelasan.

Namun ia menegaskan, program MBG memang membutuhkan perbaikan, khususnya pada aspek manajerial.

“Untuk itu, pogram besar ini harus mendapat dukungan dari berbagai pihak,” tandas Sudarmanto, dikutip dari salah satu media online, Senin (29/9/25).

Baca Juga :  Sebanyak 115 personel Kodim 0827 Sumenep diperbantukan untuk pengamanan Pilkades Serentak di Sampang

Ia mengungkapkan, setiap dapur MBG dikelola oleh kepala SPPG yang ditunjuk langsung Badan Gizi Nasional (BGN).

Kepala SPPG ini, kata Sudarmanto, bekerja sama dengan seorang ahli gizi dan seorang akuntan.

“Keduanya memastikan, pengawasan ketat terhadap kualitas gizi dan kelancaran pendistribusian makanan,” jelasnya.

Selain itu, SPPG juga bertugas mengawasi standar kebersihan dan pengelolaan gizi.

“Termasuk pengolahan limbah di setiap dapur MBG dengan ketat,” pungkas Sudarmanto.

Penulis : Harry

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis
MUI Sampang Larang Haflatul Imtihan Diisi Hiburan Langgar Syariat
Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang
Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025
Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif
Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:39 WIB

Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:49 WIB

Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:29 WIB

Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

MUI Sampang Larang Haflatul Imtihan Diisi Hiburan Langgar Syariat

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:42 WIB

Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang

Berita Terbaru

Caption: Petugas Perum Bulog Cabang Madura dan Dinas Perdagangan Sumenep, sosialisasi dan pengawasan langsung ke pasar, (dok. Kurdi Rega Media).

Ekonomi

Bulog Madura Siap Gelontorkan Minyakita di Pasar Rakyat

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:07 WIB