Korban Pembacokan di SPBU Camplong Sempat Ditembak

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: sejumlah saksi peristiwa pembacokan petugas SPBU Camplong, saat diwawancara awak media di Mako Polres Sampang, (dok. regamedianews).

Caption: sejumlah saksi peristiwa pembacokan petugas SPBU Camplong, saat diwawancara awak media di Mako Polres Sampang, (dok. regamedianews).

Sampang,- Motif pembacokan Hairuddin (29) petugas SPBU di Camplong, Sampang, Madura, Jawa Timur, terungkap.

Hal itu dibeberkan saksi kepada awak media, usai diperiksa penyidik Satreskrim Polres setempat, Senin (20/10/25) sore.

Pardi (20) saksi mata mengatakan, kejadian itu bermula disaat seorang pria mengendarai mobil datang hendak mengisi BBM.

Akan tetapi, barcode kendaraan yang diganakan pelaku tidak bisa dipindai oleh sistem.

“Pelaku marah-marah ke korban, karena barcodenya tidak bisa digunakan, meski katanya sering dipakai,” ujarnya.

Tiba-tiba, ungkap Pardi, pelaku (M) mengeluarkan senjata tajam dan menantang korban berkelahi.

Baca Juga :  Aktivis GKS Desak Polisi Seret Oknum Kepsek Pecabul

“M ini teriak ngajak carok, korban sempat menegur tapi malah makin marah,” jelasnya.

Tidak lama kemudian, kata Pardi, pelaku (M) tersebut sempat menelepon rekannya.

“Lalu dua orang datang bawa celurit. Saat itu, saya langsung kasih tau Abah Saudi (pemilik SPBU),” terangnya.

Karena situasi semakin memanas dan mencekam, abah Saudi datang kemudian mencoba melerai.

“Tapi, salah satu pelaku langsung menyerang korban dengan celurit,” ungkap Pardi.

Bahkan, ada yang sempat menembakkan senjata api sebanyak dua kali ke arah kaki korban.

“Untungnya, tembakan tidak kena’ korban. Ditembak, karena celurit pelaku berhasil direbut,” bebernya.

Baca Juga :  Pilkades di Bangkalan Masuk Tahap Verifikasi Bacakades

Akan tetapi, korban mengalami luka bacok, dan dilarikan ke Puskesmas lalu dirujuk ke RSUD Sampang.

Setelah kejadian tersebut, imbuh Pardi, ditemukan dua selongsong peluru di tempat kejadian.

“Salah satunya ditemukan anak pemilik SPBU, dan selongsong peluru itu sudah ada di polisi,” pungkasnya.

Terpisah, Plh Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan dan pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

“Masih kami selidiki, terkait dugaan penggunaan senjata api oleh pelaku,” ujarnya, saat dikonfirmasi awak media.

Penulis : Harry

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu
Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap
Hampir 5 Bulan, Kasus Pajak RSMZ Sampang Nihil Tersangka
Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga
Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor
Polisi Selidiki Pencurian Kabel Trafo PJU JLS Sampang
Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward
Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:08 WIB

Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:09 WIB

Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:04 WIB

Hampir 5 Bulan, Kasus Pajak RSMZ Sampang Nihil Tersangka

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:53 WIB

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:21 WIB

Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto didampingi Kasat Resnarkoba dalam press conference, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu

Kamis, 22 Jan 2026 - 21:08 WIB

Caption: tengah, Wakil Bupati Bangkalan Moh Fauzan Ja'far, hadir dalam kegiatan pemberian arahan kepada ASN Pendidikan, (sumber foto. laman resmi Pemkab Bangkalan).

Daerah

Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan

Kamis, 22 Jan 2026 - 17:23 WIB