Kepala BGN Haruskan Dapur MBG Gunakan Air Galon

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, (dok. regamedianews).

Caption: Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, (dok. regamedianews).

Jakarta,- Keseriusan pemerintah dalam mengawal dan mengawasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), terus dilakukan agar sesuai harapan.

Apalagi belakangan terjadi, banyaknya siswa yang keracunan diberbagai daerah.

Ditambah lagi adanya oknum pengelola dapur makanan bergizi terkadang tidak memperhatikan asupan gizi yang disajikan kepada siswa.

Termasuk tidak menjaga higienitas bahan yang disajikan.

Untuk itu pemerintah pusat terus melakukan upaya perbaikan demi tercapainya tujuan dari program MBG tersebut.

Salah satunya, pemakaian air untuk memasak menu makanan yang akan disajikan kepada siswa.

Baca Juga :  Tertibkan PKL, Pemkab Bangkalan Belum Menyediakan Lapak Para PKL

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan, air yang dipakai untuk MBG harus air yang melalui proses sertifikasi atau air galon.

Hal itu disampaikannya saat berada dikompleks istana Jakarta, pada Senin (20/10/25) kemarin.

“Air yang digunakan buat masak makan bergizi itu harus air bersertifikat, atau boleh dikatakan air galonan,” kata Dadan.

“Atau isi ulang yang memang sudah melalui proses sertifikasi untuk menghasilkannya,” ujarnya.

Hal tersebut menurut Dadan, banyak kasus yang berkaitan dengan pencernaan sumber masalahnya, diantaranya dikarenakan kualitas air yang sangat buruk.

Baca Juga :  Jadi Korban Penganiayaan, Warga Konang Lapor Polres Sampang

Dadan juga menambahkan, pihaknya kini telah mencoba mengkaji untuk menrapkan jumlah layanan penerima manfaat di setiap dapur MBG.

Penerima manfaat rata-rata mulai dari 2000 hingga 2500 penerima manfaat.

Hal tersebut menurutnya, demi memaksimalkan para petugas yang bekerja di dapur MBG dalam memberikan pelayanan.

“Boleh dilanjutkan sampai 3.000, kalau di SPPG itu ada ahli masak yang bersertifikat,” paparnya.

Penulis : Rudi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kiai Cholil Nafis Nahkodai DSN-MUI, Targetkan Ekonomi Berkah & Adaptif
Kunjungi Pamekasan, Mahfud MD Tegaskan Pentingnya Penegakan Hukum Berbasis HAM
Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang
SKK Migas Pacu Ekonomi Daerah Melalui TKDN
Fadli Zon Dorong Modernisasi Museum Cakraningrat
SKK Migas Gandeng Media, Maksimalkan Multiplier Effect dan Targetkan TKDN 57%
Bupati Sampang Slamet Junaidi Dinobatkan Sebagai Bangsawan
Pemdes Gunung Rancak Bangun Program Ketahanan Pangan dan Jalan Beton Capai 1.037 Meter Gunakan Dana Desa 2025

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 08:18 WIB

Kiai Cholil Nafis Nahkodai DSN-MUI, Targetkan Ekonomi Berkah & Adaptif

Senin, 5 Januari 2026 - 19:19 WIB

Kunjungi Pamekasan, Mahfud MD Tegaskan Pentingnya Penegakan Hukum Berbasis HAM

Senin, 5 Januari 2026 - 08:18 WIB

Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:03 WIB

SKK Migas Pacu Ekonomi Daerah Melalui TKDN

Selasa, 23 Desember 2025 - 22:44 WIB

Fadli Zon Dorong Modernisasi Museum Cakraningrat

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB

Caption: Mako Kepolisian Resor Sampang, Jl.Jamaluddin No.02, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Cek Disini…! Daftar Motor Hasil Ungkap Polres Sampang

Rabu, 7 Jan 2026 - 19:27 WIB