SDN di Sokobanah Disegel, Disdik Diminta Turun Tangan

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang menemui langsung saat audiensi aktivis HMI, (dok. regamedianews).

Caption: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang menemui langsung saat audiensi aktivis HMI, (dok. regamedianews).

Sampang,- Penyegelan SDN Sokobanah Tengah 2, Sampang, Madura, Jawa Timur, menjadi perhatian aktivis mahasiswa.

Hal itu terkuak, saat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) setempat, audiensi ke kantor Dinas Pendidikan, Kamis (13/11/25).

Audiensi tersebut, bentuk kepedulian sosial HMI terhadap keberlangsungan pendidikan di Kabupaten Sampang.

Menurut mereka, persoalan penyegelan SDN Sokobanah Tengah 2 harus segera diselesaikan secara bijak.

Ketua umum HMI Sampang Nur Hasim, mendesak agar Dinas Pendidikan (Disdik) mengambil langkah konkret.

Baca Juga :  Limbah Darah Dari PMI Bangkalan, Kepala UDD Akui Teledor

Yakni mediasi dengan pihak-pihak terkait, demi terwujudnya penyelesaian komprehensif dan berkeadilan.

“Kami hadir sebagai mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah daerah,” ujar Nur Hasim.

Pihaknya berharap, Disdik dapat segera menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Harus turun tangan, agar hak pendidikan anak-anak di Sokobanah tidak terabaikan,” tegasnya.

Meski demikian, ungkap Nur Hasim, ia berkomitmen mengawal dan memperjuangkan kepentingan publik.

“Khususnya dalam bidang pendidikan, demi tercapainya cita-cita besar mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Sampang Mohammad Fadeli, mengapresiasi perhatian dan partisipasi aktif HMI.

“Terutama dalam mengawal isu-isu pendidikan di daerah,” ujarnya.

Kendati pihaknya berkomitmen, untuk segera menindaklanjuti permasalahan penyegelan tersebut.

“Kami akan melakukan langkah-langkah koordinatif bersama instansi terkait,” ungkapnya.

Menurut Fadeli, sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan seperti HMI sangat penting.

“Tentu untuk mewujudkan sistem pendidikan yang lebih baik,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani
Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan
Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional
Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri
Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027
Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:21 WIB

Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:51 WIB

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:34 WIB

Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:55 WIB

Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:18 WIB

Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027

Berita Terbaru

Caption: Abdul Razak Manajer Persepam / Tim Laskar Ronggosukowati Pamekasan, (dok. Kurdi Rega Media).

Olahraga

Final di Kandang, Laskar Ronggosukowati Target Juara Liga 4

Jumat, 6 Feb 2026 - 07:29 WIB

Caption: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, saat diwawancara awak media di ruang lobby kantornya, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Feb 2026 - 18:51 WIB