Tahun 2025, Jumlah Janda di Sampang Melonjak

- Jurnalis

Rabu, 19 November 2025 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: ilustrasi Gemini AI, sepasang suami istri saat menjalani sidang perceraian di Pengdilan Agama, (dok. regamedianews).

Caption: ilustrasi Gemini AI, sepasang suami istri saat menjalani sidang perceraian di Pengdilan Agama, (dok. regamedianews).

Sampang,- Tingginya angka perceraian di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menjadi sorotan serius.

Sepanjang periode Januari hingga Oktober 2025, Pengadilan Agama (PA) setempat mencatat ada seribu lebih perkara.

Yakni, sebanyak 1.290 wanita resmi menyandang status sebagai janda, setelah perkara mereka diputus.

Panitera Muda Hukum PA Sampang, Abd Rahman mengungkapkan, jumlah perkara yang masuk tahun ini tergolong tinggi.

“Dari total kasus, 1.290 perkara telah diputus, sementara 368 kasus lainnya masih dalam proses penyelesaian,” ujarnya.

Baca Juga :  Antisipasi Corona, Masjid Al-Ukhuwwah Bandung Tiadakan Sholat Jum'at & Fardhu Berjama'ah Sementara Waktu

Data menunjukkan, istri menjadi pihak yang paling banyak mengajukan perpisahan.

“Gugatan cerai (oleh istri) ada 904 perkara, permohonan talak (oleh suami) sebanyak 386 kasus,” jelas Rahman, dilansir dari salah satu media online, Rabu (19/11).

Ia mengungkapkan, penyebab utama dari ribuan perceraian adalah pertengkaran berkepanjangan.

“Sangat mendomimasi, dengan jumlah 1.231 kasus,” bebernya kepada awak media.

Selain itu, ungkap Rahman, terdapat beberapa faktor lain, seperti  poligami tercatat sebanyak 5 kasus.

Baca Juga :  Kemenag Sampang Himbau Jamaah haji bawa barang kebutuhan Seperlunya

“Pasangan meninggalkan salah satu pihak sebanyak 2 kasus,” imbuhnya.

Faktor eksternal seperti hukuman penjara dan penyalahgunaan zat adiktif, juga turut memicu keretakan rumah tangga.

Meskipun angka perceraian tinggi, imbuh Rahman, proses hukum tidak langsung memutus perkara.

Pihaknya selalu memberikan ruang mediasi lebih dulu, selama kedua pihak hadir di persidangan.

“Jika tidak ada kesepakatan dalam mediasi, barulah perkara kami proses hingga putusan akhir sesuai aturan,” pungkasnya.

Penulis : Harry

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Mochamad Iqbal Resmi Jabat Kajari Sampang
Sampang Siapkan Aturan Khusus Selama Ramadhan 1447 Hijriyah
TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting
SIHT Mandek, DPRD Pamekasan Desak Disperindag Bertanggung Jawab
Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan
HPN 2026, Kapolres Sumenep: Pers Mitra Strategis Jaga Kamtibmas
Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa
Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 23:10 WIB

Mochamad Iqbal Resmi Jabat Kajari Sampang

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:57 WIB

Sampang Siapkan Aturan Khusus Selama Ramadhan 1447 Hijriyah

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:38 WIB

TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:45 WIB

Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:08 WIB

HPN 2026, Kapolres Sumenep: Pers Mitra Strategis Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru

Caption: Mochamad Iqbal, mantan Kajari Tulang Bawang Barat yang kini menjabat sebagai Kajari Sampang, (dok. Redaksi Rega Media).

Daerah

Mochamad Iqbal Resmi Jabat Kajari Sampang

Rabu, 11 Feb 2026 - 23:10 WIB

Caption: pihak tergugat melalui kuasa hukumnya melayangkan protes ditengah eksekusi pengosongan lahan di Dusun Tengah Laok, Desa Bunten Barat, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

PN Sampang Eksekusi Lahan di Bunten Barat Meski SHM Belum Batal

Rabu, 11 Feb 2026 - 19:00 WIB

Catption: para pemain Persepam Pamekasan menjalani latihan sebelum pertandingan melawan Persinga Ngawi, di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, (dok. Kurdi Rega Media).

Olahraga

Persepam Siap Hadapi Persinga Ngawi di Semifinal Liga 4

Rabu, 11 Feb 2026 - 17:05 WIB

Caption: Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyerahkan cangkul secara simbolis kepada anggota TNI, sebagai tanda di mulainya program TMMD ke-127, (sumber foto. Media Center Sumenep).

Daerah

TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting

Rabu, 11 Feb 2026 - 11:38 WIB