BPJS Ketenagakerjaan Raih Dua Reward Prestisius Asian Local Currency Bond Award 2025

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan, Edwin M Ridwan, (dok. foto istimewa).

Caption: Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan, Edwin M Ridwan, (dok. foto istimewa).

Singapura,- BPJS Ketenagakerjaan kembali menunjukkan profesionalisme dan kredibilitasnya, dalam pengelolaan dana investasi dengan meraih dua penghargaan bergengsi.

Dua reward ini diraih, pada ajang Asian Local Currency Bond Award 2025 yang diselenggarakan oleh The Asset Benchmark Research dan The Asset Magazine Hong Kong, pada 6 November 2025 di Singapura.

Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan, Edwin M. Ridwan, CFA, FRM, hadir secara langsung untuk menerima penghargaan tersebut di Singapura.

Pencapaian ini mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan komunitas investor regional dan global terhadap kapasitas BPJS Ketenagakerjaan, dalam mengelola dana triliunan rupiah milik jutaan pekerja Indonesia.

Dua Penghargaan yang Diraih BPJS Ketenagakerjaan :

1. The Most Astute Investors in Asian Local Currency Bonds for 2025 (kategori Pension Funds – Indonesia).

Diberikan kepada Edwin M. Ridwan, sebagai pengakuan atas keahlian, strategi, serta kualitas pengelolaan investasi yang konsisten dan berintegritas.

2. Top Investment House for 2025 (kategori Pension Funds – Indonesia).

Mengukuhkan posisi BPJS Ketenagakerjaan sebagai salah satu institusi pengelola dana pensiun terbaik di Indonesia dan di kawasan Asia.

Baca Juga :  Polisi Bekuk Pengedar Uang Palsu di Gorontalo

Komitmen Pengelolaan Dana yang Profesional Edwin menyampaikan, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan.

Tentunya, dalam menjaga amanah peserta melalui pengelolaan dana yang berlandaskan prinsip kehati-hatian, profesionalisme, serta tata kelola yang baik.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat strategi investasi jangka panjang dan berkelanjutan, agar dana pekerja yang kami kelola dapat memberikan hasil optimal sekaligus mendukung stabilitas pasar keuangan nasional,” ujar Edwin.

Per September 2025, dana investasi BPJS Ketenagakerjaan tercatat mencapai Rp 863,95 triliun, meningkat 11,22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, hasil investasi mencapai Rp 43,94 triliun, atau setara 7,12% per tahun.

Statement Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura
Menanggapi pencapaian tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura, Indriyatno, menyampaikan apresiasinya atas prestasi yang berhasil diraih di tingkat Asia.

Penghargaan ini menunjukkan, pengelolaan dana investasi BPJS Ketenagakerjaan dijalankan dengan standar yang sangat tinggi dan diakui secara internasional.

Baca Juga :  KPK Tangkap Tangan Walikota Cimahi Terkait Pembangunan Rumah Sakit

“Kami di daerah, termasuk Cabang Madura, merasa bangga karena keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan layanan terbaik dan memastikan seluruh pekerja terlindungi secara optimal. Prestasi ini juga menegaskan bahwa amanah para peserta dikelola dengan penuh tanggung jawab,” tuturnya.

Asian Local Currency Bond Award telah diselenggarakan sejak tahun 2000 dan dikenal memiliki metodologi penilaian yang komprehensif.

Melibatkan survei dan riset terhadap investor fixed income dari sektor perbankan, pasar modal, dan asuransi di berbagai negara Asia, termasuk China, Hong Kong, India, Indonesia, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan dan Thailand.

Penghargaan tersebut, menjadi bukti nyata bahwa BPJS Ketenagakerjaan mengelola dana investasi peserta secara profesional, prudent, dan berorientasi pada pemberian imbal hasil optimal.

Menurut Edwin, keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian institusional, tetapi menjadi cerminan komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan sosial berkualitas bagi seluruh pekerja Indonesia.

“Sekaligus menempatkan Indonesia sebagai negara dengan pengelolaan dana jaminan sosial yang diperhitungkan di tingkat Asia,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kasus Korupsi BSPS Sumenep, Kejati Jatim Tetapkan Tersangka Baru
Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari
Terkuak! Ini Alasan Kejagung Periksa Kajari Sampang
Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks
Kajari Sampang Dikabarkan Diamankan Satgas 53 Kejagung, Ada Apa?
Kiai Cholil Nafis Nahkodai DSN-MUI, Targetkan Ekonomi Berkah & Adaptif
Kunjungi Pamekasan, Mahfud MD Tegaskan Pentingnya Penegakan Hukum Berbasis HAM
Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:55 WIB

Kasus Korupsi BSPS Sumenep, Kejati Jatim Tetapkan Tersangka Baru

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:40 WIB

Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:09 WIB

Terkuak! Ini Alasan Kejagung Periksa Kajari Sampang

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:59 WIB

Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:48 WIB

Kajari Sampang Dikabarkan Diamankan Satgas 53 Kejagung, Ada Apa?

Berita Terbaru

Caption: Wakapolres Bangkalan Kompol Hosna Nurhidayah, sematkan pita kepada anggota Polantas sebagai tanda dimulainya Operasi Keselamatan Semeru 2026, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Operasi Keselamatan: Polres Bangkalan Tekan Angka Kecelakaan

Selasa, 3 Feb 2026 - 17:50 WIB

Caption: Camat Sampang Aminullah menyampaikan sambutan dalam Musrenbang RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2027, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan

Selasa, 3 Feb 2026 - 07:18 WIB