SKK Migas Pacu Ekonomi Daerah Melalui TKDN

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Vice President Bidang Dukungan Bisnis SKK Migas, Maria Kristanti, (sumber foto: Pandawa PR).

Caption: Vice President Bidang Dukungan Bisnis SKK Migas, Maria Kristanti, (sumber foto: Pandawa PR).

Surabaya,- Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) bukan sekadar aktivitas pengeboran energi, melainkan telah menjadi mesin penggerak ekonomi masif bagi Indonesia.

SKK Migas mencatat komitmen belanja dalam negeri atau Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) telah menembus angka fantastis Rp388 triliun sepanjang periode 2020 hingga 2025.

Angka tersebut berasal dari total nilai kontrak pengadaan industri hulu migas yang mencapai Rp725 triliun.

Dengan capaian TKDN sebesar 59 persen, sektor ini membuktikan bahwa lebih dari separuh perputaran uang di industri migas mengalir kembali untuk menghidupi perusahaan dan tenaga kerja di dalam negeri.

Vice President Bidang Dukungan Bisnis SKK Migas, Maria Kristanti menjelaskan, dampak belanja ini tidak hanya dinikmati perusahaan besar di ibu kota.

“Kebijakan TKDN dirancang agar manfaatnya menyentuh lapisan bawah,” ujarnya dalam Media Briefing yang digelar di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (23/12/2025).

Baca Juga :  Tak Mematuhi Prokes, Cafe Red Pelanet Surabaya Kangkangi Pakta Integritas

Ketika belanja dilakukan di dalam negeri, kata Maria, yang tumbuh bukan hanya pabrikan besar, tapi juga usaha kecil, menengah, hingga penyerapan tenaga kerja lokal.

Menurutnya, Jawa Timur menjadi salah satu contoh keberhasilan kebijakan ini. Di provinsi tersebut, nilai belanja hulu migas mencapai Rp9 triliun dengan tingkat TKDN sebesar 63 persen, melampaui rata-rata nasional.

“Capaian ini mencerminkan kuatnya keterlibatan industri lokal dalam mendukung operasional migas di wilayah mereka,” tandas Maria.

Data SKK Migas menunjukkan multiplier effect (efek berganda) yang sangat luas. Selain penyerapan tenaga kerja lokal yang mencapai 94 persen, sektor-sektor penunjang lainnya juga ikut terangkat.

“Kontribusi sektor transportasi menyentuh angka 87 persen. Sektor akomodasi lokal mencatatkan kontribusi 88 persen, serta keterlibatan usaha kecil dan menengah dalam rantai pasok mencapai 53 persen,” jelasnya.

Baca Juga :  Dirikan Posko, Satlantas Polres Sampang Perketat Pemudik

Sebagai langkah konkret pemerataan ekonomi, ungkap Maria, SKK Migas menerapkan kebijakan afirmatif melalui skema pengadaan khusus.

“Untuk paket tender dengan nilai hingga Rp50 miliar, SKK Migas mewajibkan prioritas diberikan kepada pelaku usaha kecil dan menengah yang berdomisili di wilayah operasi,” terangnya.

Meski capaian TKDN fluktuatif karena kebutuhan teknologi tinggi pada proyek tertentu, Maria menegaskan tren jangka panjang tetap meningkat.

Ia mengakui, perubahan jenis pekerjaan dan kebutuhan teknologi tertentu dapat memengaruhi persentase TKDN dari waktu ke waktu.

“Namun secara tren, kontribusi industri hulu migas terhadap TKDN terus menunjukkan peningkatan yang signifikan,” ucapnya.

Ke depan, Maria mengimbuhkan bahwa SKK Migas berkomitmen memperkuat koordinasi dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan pemerintah daerah.

“Hal tersebut guna memastikan industri migas benar-benar menjadi tulang punggung kemandirian ekonomi nasional,” pungkasnya.

Penulis : Harry

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Hidayatullah, Putra Pamekasan Raih Predikat Lulusan Terbaik di Tiongkok
Kasus Korupsi BSPS Sumenep, Kejati Jatim Tetapkan Tersangka Baru
Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari
Terkuak! Ini Alasan Kejagung Periksa Kajari Sampang
Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks
Kajari Sampang Dikabarkan Diamankan Satgas 53 Kejagung, Ada Apa?
Kiai Cholil Nafis Nahkodai DSN-MUI, Targetkan Ekonomi Berkah & Adaptif
Kunjungi Pamekasan, Mahfud MD Tegaskan Pentingnya Penegakan Hukum Berbasis HAM

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:32 WIB

Hidayatullah, Putra Pamekasan Raih Predikat Lulusan Terbaik di Tiongkok

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:55 WIB

Kasus Korupsi BSPS Sumenep, Kejati Jatim Tetapkan Tersangka Baru

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:40 WIB

Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:09 WIB

Terkuak! Ini Alasan Kejagung Periksa Kajari Sampang

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:59 WIB

Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks

Berita Terbaru

Caption: anggota Satreskrim Polres Sampang mengawal ketat pasutri inisial ZA dan SM pelaku curanmor di Jalan Wijaya Kusuma, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Usai Ciduk Pasutri Pencuri Scoopy, Polres Sampang Buru Sang Penadah!

Jumat, 6 Feb 2026 - 21:57 WIB

Caption: saat berlangsungnya diskusi, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi memberikan arahan kepada manajemen dan dokter RSUD dr. Mohammad Zyn, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Jumat, 6 Feb 2026 - 16:11 WIB

Caption: Penyidik Unit Pidum Satreskrim Polres Sampang, saat meminta keterangan terhadap pelaku curanmor inisial SM, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Terlilit Hutang, Wanita Asal Bojonegoro Nekat Curi Motor di Sampang

Jumat, 6 Feb 2026 - 12:46 WIB