Bukan Sekadar Seremonial, Tasyakuran Syaikhona Kholil Bakar Spirit Kebangsaan

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: suasana berlangsungnya acara Dialog Kebangsaan dalam rangka tasyakuran pahlawan nasional Syaikhona Kholil, di Gedung Rato Ebuh Bangkalan, (dok. Syafin, Rega Media).

Caption: suasana berlangsungnya acara Dialog Kebangsaan dalam rangka tasyakuran pahlawan nasional Syaikhona Kholil, di Gedung Rato Ebuh Bangkalan, (dok. Syafin, Rega Media).

Bangkalan,- Penganugerahan Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan sebagai Pahlawan Nasional disyukuri melalui Tasyakuran dan Dialog Kebangsaan yang digelar di Gedung Rato Ebuh, Bangkalan, Senin (29/12/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Timur serta para kiai, tokoh masyarakat, dan warga Nahdliyin.

Penjabat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Pj PBNU), KH Zulfa Mustofa mengatakan, kegiatan tersebut sengaja dikemas tidak sekadar seremonial.

Menurutnya, dialog kebangsaan menjadi ruang refleksi agar nilai-nilai perjuangan Syaikhona Kholil dapat dipahami dan diinternalisasi oleh masyarakat.

“Panitia sudah menyampaikan agar acara ini tidak hanya tasyakuran seremonial, tetapi ada sesuatu yang bisa dibawa pulang. Kita bicara sejarah, nasionalisme Syaikhona Kholil, serta sisi keilmuan beliau,” ujar kiai Zulfa.

Baca Juga :  Puluhan Warga Dari Empat Desa Demo Pemkab Bangkalan

Ia menegaskan, Syaikhona Kholil bukan hanya tokoh ulama besar Madura, tetapi juga figur bangsa yang memiliki kontribusi nyata dalam membangun semangat kebangsaan dan persatuan.

“Nilai-nilai tersebut sangat relevan di tengah tantangan globalisasi yang berpotensi menggerus rasa patriotisme,” ungkapnya.

Terkait dinamika organisasi yang sempat disinggung peserta dialog, kiai Zulfa menjelaskan, NU memiliki mekanisme dan tata kelola yang jelas.

Setiap proses organisasi, termasuk isu-isu strategis, harus ditempuh melalui mekanisme resmi dan musyawarah yang telah diatur.

“Semuanya ada mekanisme organisasi. Selama proses itu belum berjalan secara formal, maka kita tetap berpegang pada aturan yang ada. Itu bagian dari etika dan kedewasaan berorganisasi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Bangkalan KH Makki Nasir menegaskan, kegiatan tersebut murni untuk tasyakuran dan dialog kebangsaan, bukan agenda konsolidasi organisasi.

Baca Juga :  LBH Lentera Somasi KPUD Sampang dan PPK Robatal Terkait Dana Operasional TPS

“Ini memang tasyakuran dan dialog kebangsaan. Ada pertanyaan dari peserta yang kemudian berkembang di forum, tapi kembali ke tema utama, yaitu membangun spirit kebangsaan dan patriotisme,” jelasnya.

Menurut kiai Makki, di era arus global yang semakin kuat, NU memiliki tanggung jawab moral untuk meneguhkan kembali nilai-nilai patriotisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Salah satu caranya adalah dengan mengkaji dan mendalami keteladanan tokoh-tokoh bangsa, seperti Syaikhona Muhammad Kholil.

“Dengan mengkaji tokoh pendiri dan ulama besar bangsa, kita ingin menumbuhkan kembali kesadaran kebangsaan dan kecintaan pada tanah air di kalangan warga Nahdlatul Ulama,” pungkas kiai Makki.

Penulis : Syafin

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Hikmah Isra’ Mi’raj di Masjid As-Syuhada: Menata Hati Melalui Shalat dan Akhlaq
Teladani Rato Ebhu, Pemkab Sampang Perkuat Fondasi Peradaban
Lapas Narkotika Pamekasan Sulap Rindu Jadi Karya Literasi
Caca Tiktoker Liburan Ke Bali Bersama Seseorang Diduga Mirip Vicky Prasetyo
Sampang Meriah!, Dua Inovasi Hadir di Panggung Budaya Madura
Mahasiswa UTM Gelar Sosialisasi “Stop Bullying dan Tindak Kekerasan di Era Digital” di SMA Negeri 4 Bangkalan
Bupati Sampang Hadirkan Senyum 1.500 Anak Yatim
Festival Drumband di Gagah Dreampark Angkat Potensi Pariwisata Desa

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 01:47 WIB

Hikmah Isra’ Mi’raj di Masjid As-Syuhada: Menata Hati Melalui Shalat dan Akhlaq

Senin, 29 Desember 2025 - 21:13 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Tasyakuran Syaikhona Kholil Bakar Spirit Kebangsaan

Selasa, 23 Desember 2025 - 16:26 WIB

Teladani Rato Ebhu, Pemkab Sampang Perkuat Fondasi Peradaban

Selasa, 23 Desember 2025 - 14:04 WIB

Lapas Narkotika Pamekasan Sulap Rindu Jadi Karya Literasi

Kamis, 18 Desember 2025 - 20:07 WIB

Caca Tiktoker Liburan Ke Bali Bersama Seseorang Diduga Mirip Vicky Prasetyo

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB