Sumenep,- Langkah progresif diambil oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PC GP Ansor Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Dalam pertemuan hangat di Mapolres setempat, pada Kamis (8/1/2026), LBH GP Ansor resmi menjajaki kerja sama strategis.
Yakni bersinergi dengan pihak kepolisian, untuk memperkuat akses keadilan bagi masyarakat kecil.
Kedatangan rombongan, disambut langsung Wakapolres Sumenep Kompol Masyhur Ade.
Pertemuan itu bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan langkah awal penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) ihwal pendampingan hukum.
Ketua LBH PC GP Ansor Sumenep Dedes Syaputro menyampaikan, fokus utamanya memberikan pendampingan hukum tanpa biaya.
“Bantuan hukum gratis bagi masyarakat kurang mampu,” ujarnya, dikutip dari Media Center Sumenep, Jumat (9/1).
Selain itu, membantu polisi mengedukasi masyarakat yang masih awam terhadap aturan hukum.
“Kami juga berperan sebagai penghubung antara warga dengan institusi kepolisian,” tandas Dedes.
Sementara itu, Wakapolres Sumenep Kompol Masyhur Ade menyambut baik inisiatif tersebut.
Menurutnya, kehadiran LBH GP Ansor sangat membantu tugas kepolisian dalam menciptakan penegakan hukum yang lebih humanis.
“Tujuan kita sama, menjadi pelayan umat,” ujarnya.
Masyhur juga berharap, kehadiran sahabat-sahabat Ansor bisa membantu dalam sosialisasi hukum.
“Tentunya agar masyarakat lebih paham aturan,” imbuh perwira berpangkat melati satu dipundaknya.
Dengan adanya kolaborasi ini, kata Masyhur, masyarakat Sumenep tidak lagi merasa takut atau bingung.
“Terutama disaat berhadapan dengan masalah hukum,” pungkasnya.
Penulis : Red
Editor : Redaksi










