Pamekasan,- Suasana dialog antara Pemerintah Kabupaten Pamekasan dengan para Kepala Desa se-Kabupaten Pamekasan di Hotel Azana, Rabu (28/01/2026), mendadak memanas.
Kepala Desa Waru Barat, Abdussalam Ramli, meluapkan kekecewaan mendalamnya terhadap kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di wilayahnya.
Dihadapan Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, Abdussalam secara tegas menilai PDAM tidak memiliki etika dalam menjalankan proyek penyaluran air di wilayah Pantura, khususnya di Desa Waru Barat.
Kekecewaan Abdussalam dipicu oleh tindakan pihak PDAM yang melakukan penggalian dan pengerjaan jaringan, tanpa adanya koordinasi maupun izin kepada pemerintah desa setempat.
Alih-alih membawa manfaat instan, proyek tersebut justru meninggalkan jejak kerusakan pada infrastruktur jalan desa.
“Yang paling miris, pihak PDAM masuk ke desa kami merusak jalan, Pak Bupati. Saya menunggu iktikad baik dari mereka, tapi sampai sekarang nihil,” cetus Abdussalam dengan nada tinggi dan penuh semangat.
Ia menyayangkan sikap arogan petugas di lapangan yang seolah mengabaikan keberadaan otoritas desa.
Menurutnya, proses penyaluran air tersebut dilakukan secara “selonong boy” tanpa pemberitahuan resmi.
Lebih lanjut, Abdussalam menegaskan, dirinya tidak anti terhadap pembangunan. Namun, ia mengecam cara kerja yang tidak profesional dan justru memperparah kondisi lingkungan.
“Cara penyalurannya, petugas dan pihak berwenang tidak pamit. Bukannya memperbaiki, malah menambah dan memperparah kerusakan jalan di desa kami. Ini yang kami keluhkan,” cetusnya.
Melalui forum tersebut, Kades Waru Barat menitipkan pesan keras agar kedepannya setiap instansi, terutama PDAM, mengedepankan komunikasi sebelum mengeksekusi proyek di akar rumput.
“Harapan kami ke depan, kalau mau membangun, setidaknya kepala desa dan aparatnya diberi tahu. Tujuannya itu membangun untuk rakyat, bukan malah merusak fasilitas desa yang sudah ada sejak lama,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PDAM Pamekasan belum memberikan pernyataan resmi, ihwal keluhan pedas yang disampaikan orang nomor satu di Desa Waru Barat tersebut.
Penulis : Kurdi
Editor : Redaksi










