Bangkalan,- Bupati Bangkalan Lukman Hakim, meresmikan Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Campor, Kecamatan Geger, Kamis (29/01/2029).
Dalam peresmian tersebut, ia menegaskan keberadaan SPPG tidak hanya berfungsi sebagai dapur produksi makanan bergizi.
Tetapi, juga menjadi pusat pelayanan sosial yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pemenuhan gizi masyarakat.
“Sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah,” ujar Lukman.
Menurutnya, SPPG merupakan implementasi program pemerintah dalam menyiapkan generasi unggul dan sehat menuju Indonesia Emas.
Melalui pemenuhan gizi, SPPG diharapkan dapat menjawab persoalan gizi sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
“SPPG ini bukan hanya soal makanan, tetapi tentang investasi masa depan,” tegas Lukman.
Ia juga menyampaikan, kehadiran SPPG memberikan dampak ekonomi berkelanjutan, terutama pemanfaatan potensi hasil pertanian.
Dengan demikian, imbuh Lukman, SPPG menjadi simpul perputaran ekonomi yang melibatkan masyarakat secara langsung.
“Potensi pertanian Bangkalan sangat besar. Ke depan kami mendorong agar hasil pertanian lokal, seperti beras dan sayur-mayur, bisa terserap melalui SPPG,” tandasnya.
Sementara itu, Pemilik SPPG Campor Hariyanto, menyatakan komitmennya untuk menjalankan SPPG sesuai standar pelayanan gizi.
Ia menegaskan, pihaknya tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga pada kebermanfaatan sosial.
“Kami berkomitmen menghadirkan makanan yang sehat, aman, dan bergizi sesuai standar,” ujarnya.
Selain itu, ia juga memprioritaskan tenaga kerja lokal dan bahan baku dari petani sekitar.
“Hal tersebut agar manfaat SPPG benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Hariyanto berharap, SPPGnya dapat menjadi contoh sentra pelayanan gizi yang profesional dan berkelanjutan.
“Namun, juga mampu bersinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bangkalan,” pungkasnya.
Penulis : Syafin
Editor : Redaksi










