Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026, (sumber foto: Diskominfo Sampang).

Caption: Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026, (sumber foto: Diskominfo Sampang).

Sampang,- Pemerintah Kabupaten Sampang kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional.

Di bawah kepemimpinan H. Slamet Junaidi, Kabupaten Sampang sukses menyabet reward Universal Health Coverage (UHC) Award 2026.

Penghargaan tersebut kategori Madya dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.

​Diterima langsung oleh Bupati Slamet Junaidi di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Selasa (27/01/2026).

​Bupati akrab disapa Haji Idi ini menegaskan, anggaran daerah harus berpihak pada keselamatan rakyat.

Ia menyatakan, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Sampang tidak boleh goyah oleh alasan apapun.

​”UHC ini bukan sekadar target administrasi atau angka di atas kertas,” ujarnya.

Baca Juga :  BRAIN Sebagai Bentuk Perhatian Dunia Pendidikan di Aceh Selatan

Menurut Bupati Slamet Junaidi, hal ini adalah soal nyawa dan kesejahteraan masyarakat.

“Meskipun kondisi keuangan daerah terbatas, program kesehatan gratis tidak boleh berhenti,” tandasnya.

​Ia menekankan, cakupan kepesertaan yang tinggi (di atas 98%) harus berbanding lurus dengan kualitas pelayanan di lapangan.

“Saya tidak ingin mendengar adanya perbedaan perlakuan terhadap pasien JKN,” tegasnya

​Bupati dua periode ini juga menegaskan, layanan gratis itu wajib, tapi pelayanan yang manusiawi adalah harga mati.

“Jangan sampai masyarakat merasa dianaktirikan hanya karena menggunakan fasilitas negara,” ujar H. Slamet Junaidi.

Baca Juga :  Tenaga Medis di Bangkalan Kembali Meninggal Dunia Karena Covid-19

​Penghargaan UHC 2026 diberikan kepada daerah yang mampu menjaga keaktifan peserta minimal 80%.

Bagi Bupati Sampang, capaian ini wujud dari visi membangun daerah yang religius dan beradab, melalui fondasi kesehatan yang kuat.

​”Penghargaan ini, wujud komitmen jangka panjang. Kami ingin jaminan kesehatan menjadi penopang utama kesejahteraan,” tandasnya.

Ke depan, imbuh Bupati H. Slamet Junaidi, fokusnya bukan hanya mempertahankan status UHC.

“Tapi memastikan setiap warga Sampang, mendapatkan hak kesehatannya secara optimal,” pungkasnya.

Penulis : Harry

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis
MUI Sampang Larang Haflatul Imtihan Diisi Hiburan Langgar Syariat
Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang
Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:39 WIB

Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:49 WIB

Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan

Berita Terbaru