PAMEKASAN Gedung Bakorwil Pamekasan pada Jumat (6/3/2026) sore, mendadak berubah menjadi pasar rakyat yang riuh.

Sebanyak 3.000 anak yatim dari berbagai pelosok desa di Pamekasan berkumpul.

Bukan sekadar untuk seremoni, melainkan menikmati pengalaman “belanja gratis” yang jarang mereka dapatkan.

Kegiatan yang diinisiasi Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) ini bukan hanya soal pemberian santunan tunai.

Tetapi, juga menghadirkan ratusan tenda berisi pakaian dan perlengkapan harian.

Anak-anak dibebaskan memilih sendiri barang yang mereka sukai, sebuah pendekatan yang memberikan mereka martabat dan kegembiraan layaknya konsumen di mal.

Acara tersebut, memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai aksi santunan dengan jumlah peserta terbanyak.

Namun, dibalik angka ribuan tersebut, momen-momen kecil justru menjadi sorotan.

Tawa pecah saat sejumlah badut berinteraksi dengan anak-anak di tengah antrean belanja.

Bagi sebagian besar anak-anak ini, kesempatan memilih baju baru secara mandiri adalah momen langka.

“Saya sangat bangga melihat anak-anak yatim berkumpul dan merasakan kebahagiaan ini,” ujar Ali Zainal Abidin, pemilik Bani Insan Peduli, saat meninjau lokasi.

Ia menekankan, fokus utama kegiatan ini adalah pemerataan akses kebahagiaan bagi mereka yang kurang beruntung.

Kegiatan berskala besar tersebut, turut dihadiri jajaran pimpinan daerah, mulai dari Bupati Pamekasan K.H. Kholilurrahman, Wakil Bupati H. Sukriyanto, hingga jajaran Kapolres dan Dandim 0826.

Dalam sambutannya, Bupati Kholilurrahman tidak menampik, peran sektor swasta dan yayasan sangat krusial dalam membantu tugas pemerintah di bidang sosial.

“Terima kasih atas kepedulian BIP yang dibuktikan dengan menyantuni 3.000 anak yatim. Ini adalah bentuk nyata kebersamaan di masyarakat,” ungkapnya.

Melalui model santunan yang interaktif ini, imbuh Ali, ia berharap dapat menginspirasi kelompok masyarakat lain untuk melakukan hal serupa.

“Membantu tidak harus kaku, tapi bisa dilakukan dengan cara yang memanusiakan dan menyenangkan bagi penerima,” pungkasnya. (mrt)