Amankan Mudik 2026, Polri Siagakan 161 Ribu Personel dan Layanan 110
JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan kesiapan total dalam mengamankan arus Mudik Lebaran 2026.
Sebanyak 161.000 personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Ketupat 2026.
Hal tersebut, untuk menjamin kelancaran dan keamanan masyarakat di seluruh jalur mudik tanah air.
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan, pengamanan tahun ini mengedepankan transformasi digital.
“Yaitu melalui layanan darurat 110,” ujarnya, sebagaimana dilansir dari laman resmi Divisi Humas Polri, Kamis (12/3).
Dedi menjelaskan, layanan tersebut disiapkan sebagai garda terdepan.
“Tentu dalam memberikan respons cepat terhadap setiap kendala yang dialami pemudik,” ungkap Dedi dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Rabu (11/3).
Ia ingin memastikan kehadiran polisi dapat dirasakan hanya dalam genggaman tangan melalui layanan 110.
Saat laporan masuk, sistem akan melacak posisi pelapor dan menginstruksikan petugas di posko terdekat.
“Petugas kepolisian akan bergerak dalam hitungan menit,” ujar jenderal bintang tiga ini.
Lanjut ia menyampaikan, selain pengerahan personel, Polri juga menyiagakan 2.746 pos tersebar di titik-titik strategis.
“Mulai dari jalur utama, rest area, terminal, hingga pelabuhan dan bandara. Pos tersebut terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu,” jelasnya.
Dengan integrasi layanan 110 dan kesiapan ribuan posko di lapangan, ia berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan menuju kampung halaman dengan rasa aman, nyaman, dan tenang.
Sementara, Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno menambahkan, sinergi lintas sektoral telah diperkuat.
“Selain pengamanan, disiagakan pula 2.700 pos layanan kesehatan dan 386 posko layanan komunikasi untuk mendukung kebutuhan pemudik secara real-time,” imbuhnya. (*)



