Hadiri Bamus Madas, BPJS Ketenagakerjaan Jatim Beri Santunan dan Dorong Kesadaran Jaminan Sosial
BANGKALAN – Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Timur dalam kegiatan Badan Musyawarah (Bamus) Madas di Gedung Ratoh Ebuh, Rabu (1/4/2026), menjadi perhatian tersendiri bagi para peserta.
Forum konsolidasi ini tidak hanya membahas penguatan organisasi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman anggota Madas mengenai urgensi jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Timur, Hadi Purnomo, hadir langsung memberikan pemaparan terkait manfaat perlindungan tenaga kerja, khususnya bagi anggota Madas yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan ekonomi dan sosial di masyarakat.
Dalam penjelasannya, ia menegaskan, setiap pekerja memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perlindungan, tanpa memandang jenis pekerjaan maupun latar belakangnya.
“Semua pekerja, baik formal maupun nonformal, memiliki hak yang sama untuk dilindungi. Risiko kerja bisa terjadi kapan saja, dan perlindungan jaminan sosial adalah benteng utama bagi pekerja dan keluarganya,” ujarnya.
Hadi juga memaparkan berbagai manfaat yang dapat diperoleh melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
“Kedua program tersebut memberikan perlindungan komprehensif, mulai dari perawatan medis tanpa batas sesuai indikasi hingga santunan kematian dan beasiswa bagi anak pekerja,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Madas Nusantara, Yusuf Rizal menyampaikan, apresiasi atas kehadiran BPJS Ketenagakerjaan yang dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan dan kesejahteraan anggota.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran BPJS Ketenagakerjaan. Ini dukungan nyata bagi anggota kami, yang banyak terlibat dalam aktivitas berisiko. Edukasi seperti ini sangat dibutuhkan,” katanya.
Yusuf juga menegaskan komitmen Madas, untuk terus mendorong anggotanya memahami pentingnya jaminan sosial sebagai kebutuhan dasar pekerja.
“Kami berharap seluruh anggota semakin sadar bahwa perlindungan diri bukan pilihan, melainkan kebutuhan. Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan membantu kami mewujudkan hal tersebut,” imbuhnya.
Dukungan turut disampaikan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura, Indriyatno, yang menyambut baik komitmen Madas dalam mengajak anggotanya untuk segera terdaftar dalam program jaminan sosial.
“Banyak peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk berkonsultasi langsung mengenai mekanisme pendaftaran, manfaat program, hingga prosedur klaim,” tuturnya.
Dengan keterlibatan BPJS Ketenagakerjaan, Bamus Madas 2026 tidak hanya memperkuat tata kelola organisasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan anggota.
Perlindungan jaminan sosial kini semakin mudah diakses oleh seluruh anggota Madas, khususnya di wilayah Madura dan Jawa Timur. (sfn)


