Abrasi Sungai, Rumah Warga Gorut Hampir Terhanyut; Pemdes No Respon

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2020 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah warga di Desa Motihelumo Kecamatan Sumalata Timur Gorontalo Utara yang hampir ambruk akibat dampak abrasi sungai.

Rumah warga di Desa Motihelumo Kecamatan Sumalata Timur Gorontalo Utara yang hampir ambruk akibat dampak abrasi sungai.

Gorontalo Utara, (regamedianews.com) – Sungai yang ada di Desa Motihelumo, Kecamatan Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo Utara mengalami abrasi atau pengikisan dibagian kiri dan kanan sungai.

Keadaan ini semakin diperparah dengan hujan seharian yang tak kunjung berhenti, hingga aliran air di sungai semakin deras mengikis tanah.

Sri Revalia Zakari warga sekitar sungai mengatakan, melihat arus sungai yang begitu keras dan sisi kanan maupun kiri sungai semakin melebar dan mendekati rumahnya.

Baca Juga :  Hampir 2 Ribu Pasukan, Akan Kawal Keamanan Presiden RI dan Kelancaran FKMA di Sumenep

“Untuk menyelamatkan diri tepat jam dua malam kami mengungsi dirumah tentangga, karena hawatir rumah yang kami tempati akan roboh,” ujar Sri melalui telepon selulernya, Senin (2/3/2020).

Sri mengungkapkan sangat kecewa dengan pihak Pemerintah Desa, karena saat ditelepon untuk melaporkan peristiwa tersebut tidak merespon.

“Sangat miris ketika Kepala Desa ditelepon untuk dimintai tolong, agar meminta bantuan warga membantu kami mengangkut barang, malah tidak dijawab,” cetusnya.

Baca Juga :  Amiruddin Resmi Dilantik Sebagai Ketua DPRK Aceh Selatan

Sri, juga berharap mendapat perhatian dari pemerintah daerah untuk menangani ambrasi sungai ini, karena abrasi ini yang akan mengakibatkan keluarga mereka kehilangan tempat tinggal.

“Kami mengharapkan perhatian dari Pemerintah Daerah untuk menseriusi dalam menangani abrasi sungai ini. Tinggal sekitar satu jengkal, rumah kami akan hanyut,” ungkap Sri.

Sampai berita ini diterbitkan, Pemerintah desa belum memberikan tanggapan. (SN)

Berita Terkait

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: tiang trafo lampu penerangan jalan umum di JLS yang menjadi sasaran pelaku pencurian, (sumber foto: PLN ULP Sampang).

Peristiwa

Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:03 WIB

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB