PHE WMO Bertransformasi Lahan Kritis Jadi Sumber Kesejahteraan Masyarakat

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Penerapan teknologi seperti sensor nutrisi tanah dan rain harvesting, (dok. regamedianews).

Caption: Penerapan teknologi seperti sensor nutrisi tanah dan rain harvesting, (dok. regamedianews).

BANGKALAN,- PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO), bagian dari Zona 11 Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina, kembali meraih penghargaan PROPER Emas 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Penghargaan ini diperoleh berkat inovasi Program Eco-edufarming yang dilaksanakan di Desa Bandangdaja, Kecamatan Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Program tersebut, melibatkan 28 anggota Kelompok Tani Bumi Sentosa Sejahtera (BSS). Dalam penilaian PROPER tahun ini, sebanyak 4.495 perusahaan terdaftar, dengan 85 perusahaan meraih PROPER Emas.

PHE WMO berhasil membuktikan kemampuannya dengan mengatasi tantangan lahan kritis di desa tersebut, melalui pengelolaan limbah ternak dan penerapan teknologi pertanian yang ramah lingkungan.

Baca Juga :  Pasar Srimangunan Sampang Rawan Maling

Program ini berhasil meningkatkan produktivitas 6,7 hektare lahan kering dan mengolah 95,8 ton limbah ternak menjadi pupuk organik, serta memanfaatkan cocopeat untuk penghematan air.

Penerapan teknologi seperti sensor nutrisi tanah dan rain harvesting juga memperkuat keberhasilan program ini, menjamin hasil pertanian yang lebih optimal dengan tingkat keberhasilan 99,3 persen.

Lebih dari 30 kelompok tani kini telah meniru metode ini, dengan lebih dari 140 petani mengakses pengetahuan pertanian organik.

Program tersebut, juga berperan dalam pengurangan ketergantungan pasokan sayur dan buah dari luar pulau, serta meningkatkan perekonomian petani melalui budi daya melon dan komoditas hortikultura lainnya.

Baca Juga :  Vaksinasi di Sampang Mulai Sasar Pelajar dan Disabilitas

General Manager Zona 11, Zulfikar Akbar, berharap agar program ini tidak hanya memberi manfaat langsung bagi petani, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat secara luas.

Keberhasilan ini juga diakui melalui penghargaan Indonesia Sustainable Development Goals Award, mendukung pencapaian tujuan SDGs terkait pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi serta ekosistem daratan.

“Program ini adalah bukti bahwa melalui inovasi dan kerja keras, kita bisa mengubah tantangan menjadi peluang yang berdampak besar bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Zulfikar Akbar.

Berita Terkait

Enam Kandidat Sekda Sumenep Lolos Ke Tahap Akhir
HPN 2026, Wabup Pamekasan Apresiasi Dedikasi Insan Pers
Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden
Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran
Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti
Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi
Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama
Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 14:00 WIB

Enam Kandidat Sekda Sumenep Lolos Ke Tahap Akhir

Senin, 9 Februari 2026 - 12:28 WIB

HPN 2026, Wabup Pamekasan Apresiasi Dedikasi Insan Pers

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:03 WIB

Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:03 WIB

Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:22 WIB

Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti

Berita Terbaru

Caption: Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jl. Dr. Cipto No. 33, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, (dok. foto istimewa).

Daerah

Enam Kandidat Sekda Sumenep Lolos Ke Tahap Akhir

Senin, 9 Feb 2026 - 14:00 WIB

Caption: Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto, saat menyampaikan sambutan dalam suatu acara Pemerintah Kabupaten Pamekasan, (dok. foto istimewa).

Daerah

HPN 2026, Wabup Pamekasan Apresiasi Dedikasi Insan Pers

Senin, 9 Feb 2026 - 12:28 WIB

Caption: anggota Polsek Tambelangan melihat langsung kondisi pemuda Desa Mambulu Barat yang nekat bunuh diri, saat mendapat perawatan medis di Puskesmas setempat, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Gegara Putus Cinta, Pemuda di Sampang Nekat Bunuh Diri

Senin, 9 Feb 2026 - 10:15 WIB