Sampang,- Masa depan arah pembangunan Kabupaten Sampang diprediksi akan semakin bergeser ke wilayah barat.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Sampang, KH. Ahmad Mahfudz, saat membedah potensi wilayah Kecamatan Torjun dalam forum Musrenbangcam RKPD 2027, Selasa (27/01/2026).
Dalam sambutannya, sosok yang akrab disapa Ra Mahfudz ini secara blak-blakan menyebut Kecamatan Torjun, bukan lagi sekadar wilayah tetangga.
Melainkan “jantung baru” bagi perluasan pusat pemerintahan dan urat nadi ekonomi Sampang ke depan.
Menurutnya, posisi strategis Torjun yang dilalui jalan nasional menjadi alasan utama wilayah ini layak menopang beban pusat kota.
“Apalagi, ancaman banjir di wilayah Sampang kota hingga kini masih menjadi kendala serius,” ujar Ra Mahfudz.
Ia menilai, pengembangan pusat kabupaten yang paling memungkinkan adalah ke arah Torjun.
“Selain karena letaknya strategis, kita harus realistis bahwa pusat kota saat ini belum sepenuhnya bebas dari ancaman banjir,” tuturnya.
Keseriusan pemerintah daerah dalam menggarap potensi Torjun, tegas Ra Mahfudz, dibuktikan dengan sejumlah proyek strategis yang mulai mendarat di wilayah tersebut.
“Mulai dari penyelesaian Jalan Lintas Selatan (JLS) hingga rencana besar relokasi RSUD dr. Mohammad Zyn,” jelasnya.
Namun di balik optimisme tersebut, Ra Mahfudz memberikan catatan kritis terkait kondisi fiskal daerah.
Ia mengakui, adanya penurunan dana transfer dari pusat yang berimbas pada tertundanya sejumlah usulan pembangunan dari tahun-tahun sebelumnya.
Menyikapi hal itu, Ra Mahfudz menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak hanya bergantung pada dana pusat.
“Saya tekankan kepada OPD agar lebih kreatif. Jangan hanya menunggu anggaran turun,” tegasnya.
Sebaliknya, OPD harus inovatif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk mencari alternatif pendanaan lain agar program tetap berjalan.
Menutup paparannya, Ra Mahfudz membeberkan empat poin utama yang menjadi ruh pembangunan Sampang pada tahun 2027.
Pertama, fokus pada penciptaan SDM unggul demi mewujudkan masyarakat yang berdaya saing dan harmonis.
Kedua, penguatan ekonomi pro-rakyat yang berfokus pada penurunan angka kemiskinan.
Ketiga, peningkatan konektivitas melalui penyediaan infrastruktur dasar yang merata dan ramah lingkungan.
Keempat, percepatan digitalisasi tata kelola pemerintahan berbasis teknologi untuk menghadirkan layanan publik yang lebih cepat.
Di akhir sambutan, ia berharap seluruh elemen masyarakat Torjun tetap solid mendukung visi Sampang Hebat Bermartabat Plus.
“Hal itu penting dilakukan agar target-target pembangunan bisa tuntas secara maksimal,” pungkas Ra Mahfudz.
Penulis : Harry
Editor : Redaksi










